Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Happy Hapsoro Resmi Akuisisi Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Lewat Private Placement

Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro resmi mengakuisisi Bukit Uluwatu Villa (BUVA) setelah melakukan private placement melalui Nusantara Utama Investama.
Hotel Alila SCBD, Jakarta. Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro resmi mengakuisisi Bukit Uluwatu Villa (BUVA) setelah melakukan private placement melalui Nusantara Utama Investama. /buvagroup.com
Hotel Alila SCBD, Jakarta. Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro resmi mengakuisisi Bukit Uluwatu Villa (BUVA) setelah melakukan private placement melalui Nusantara Utama Investama. /buvagroup.com

Bisnis.com, JAKARTA - Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro resmi mengakuisisi PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) setelah melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement melalui PT Nusantara Utama Investama. 

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen BUVA menuturkan telah melaksanakan private placement pada 11 Juli lalu, dengan tanggal pencatatan saham baru di BEI pada 11 Juli 2023. 

Jumlah saham baru yang diterbitkan dalam aksi ini adalah 12,5 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan private placement Rp60 per saham. 

Sebagai catatan, sebanyak 99,9 persen kepemilikan Nusantara Utama Investama digenggam oleh Basis Utama Prima, sementara sisanya oleh 0,01 persen oleh Bonny Harry. Happy Hapsoro menjadi pemilik manfaat Nusantara Utama Investama karena kepemilikan mayoritasnya atas Basis Utama Prima.

Sebagaimana diketahui, akuisisi ini ditempuh dengan mekanisme konversi utang BUVA kepada Nusantara Utama Investama yang telah jatuh tempo menjadi kepemilikan saham. Utang BUVA yang dikonversi bernilai Rp754,40 miliar.

Manajemen melanjutkan setelah pelaksanaan private placement, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor BUVA meningkat menjadi sebanyak 19,38 miliar saham atau dengan nilai total nominal sebesar Rp969,23 miliar. 

BUVA menegaskan private placement yang dilakukan untuk mengkonversi utang dan tidak terdapat pelaksanaan private placement yang dibayar secara tunai, sehingga penggunaan private placement adalah sebagai penyelesaian sebagian utang yang telah jatuh tempo kepada PT Nusantara Utama Investama.

Setelah pelaksanaan private placement ini, Manajemen BUVA menuturkan pihaknya akan tetap melanjutkan bisnis seperti biasa, sebagaimana yang selama ini sudah dijalankan.

Happy Hapsoro Resmi Akuisisi Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Lewat Private Placement

Pengusaha Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro.

Menurut manajemen, BUVA akan meningkatkan kinerja dari Alila Villas Uluwatu dan Alila Ubud yang saat ini menjadi tulang punggung (backbone) secara financial dari grup BUVA, melanjutkan pembangunan proyek-proyek grup BUVA yang selama ini sudah berjalan. 

Lalu, mencari peluang lain untuk mengembangkan usaha grup BUVA dengan tetap mempertahankan fokus bisnis di bidang perhotelan, gaya hidup dan rekreasi (hospitality, lifestyle and leisure) dan mengontrol keuangan BUVA secara lebih efektif dan efisien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper