Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Baru IPO, Jasa Berdikari (LAJU) Tebar Dividen Rp1,83 Miliar

PT Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,83 miliar.
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,83 miliar.
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,83 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten transportasi dan logistik, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,83 miliar.

Keputusan tersebut disepakati berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) LAJU di Jakarta pada Rabu, (21/6/2023).

Jika menghitung jumlah saham yang beredar sebanyak 2,14 miliar saham, maka dividen yang akan diterima pemegang saham sekitar Rp0,85 per saham.

Adapun, angka rasio pembayaran atau dividend payout ratio (DPR) setara 15 persen dari laba bersih sepanjang 2022 yang tembus Rp12,22 miliar.

Sementara itu, 85 persen dari laba atau sekitar Rp10,39 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan (retained earning) dan digunakan untuk meningkatkan kegiatan operasional perseroan dan pengembangan bisnis pada masa depan.

Menilik laporan keuangan 2022, LAJU membukukan laba bersih Rp12,22 miliar atau naik 46,45 persen secara year-on-year (yoy) dibanding laba 2021 sebesar Rp8,34 miliar.

Kenaikan laba perseroan didorong meningkatnya pendapatan 25,38 persen yoy menjadi Rp147,91 miliar pada 2022 dibandingkan Rp117,97 miliar pada 2021.

Secara rinci berdasarkan segmen, pendapatan perseroan ditopang oleh jasa angkut yang berkontribusi Rp143,71 miliar, sedangkan pendapatan manajemen pergudangan sebesar Rp4,2 miliar.

Selain itu, RUPST LAJU menyetujui pertanggungjawaban atas penggunaan dana IPO hingga 31 Desember 2022, di antaranya yaitu untuk pembelian aset berupa kantor operasional di Alam Sutera, Tangerang.

Selanjutnya, dana IPO digunakan untuk pembelian aset berupa tanah dan bangunan di Cikarang, Jawa Barat dan pembelian 25 unit truk Hino. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper