Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Sawit Grup Triputra Dharma Satya Nusantara (DSNG) Tebar Dividen Rp318 Miliar

PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) menyepakati pembagian dividen total Rp318 miliar dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) hari ini.
PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) menyepakati pembagian dividen total Rp318 miliar dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) hari ini.
PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) menyepakati pembagian dividen total Rp318 miliar dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) hari ini.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkebunan sawit dan kehutanan Grup Triputra, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) menyepakati pembagian dividen total Rp318 miliar dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Kamis (8/6/2023).

Dividen tersebut setara dengan Rp30 per saham. Rasio pembayaran mencapai 26,3 persen dari total laba bersih yang dikantongi DSNG pada 2022 sebesar Rp1,21 triliun.

“Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen.

Para pemegang saham DSNG juga menyepakati untuk tidak menyisihkan dana cadangan wajib karena jumlah saat ini telah mencapai jumlah minimum yang diwajibkan. Adapun sisa dari laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan yang digunakan untuk memperkuat modal kerja dan investasi.

Selain keputusan penggunaan laba bersih, pemegang saham juga menyetujui perubahan komposisi Direksi dengan diangkatnya dua Direktur Perseroan yang baru, yakni Arianto Oetomo dan Muhammad Hamdani terhitung sejak tanggal ditutupnya RUPST sampai dengan berakhirnya masa jabatan para anggota Direksi Perseroan yang menjabat pada saat ini.

Dalam RUPST tersebut, Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo menjelaskan bahwa DSNG mencatatkan kinerja yang positif pada 2022. Capaian pada 2022 bahkan menjadi kinerja terbaik berdirinya DSNG yang didorong oleh kenaikan harga CPO global.

DSNG mencatat penjualan sebesar Rp9,63 triliun sepanjang 2022, naik 35 persen dari Rp 7,12 triliun pada 2021. Selain itu, laba bersih juga meningkat sebesar 63 persen menjadi Rp1,21 triliun dari Rp739,6 miliar.

Sementara itu, segmen kayu terutama pada produk panel mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 6 persen dan harga rata-rata penjualan sebesar 21 persen.

“Kami optimistis pencapaian DSNG sampai akhir tahun masih bisa bertumbuh. Kami memperkirakan produksi CPO sampai akhir 2023 bisa naik sekitar 10 persen dibandingkan dengan 2022 dengan makin banyaknya luasan kebun yang menghasilkan,” kata Andrianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper