Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Melemah, GOTO Bikin Boncos, GIAA Terbang Menjauh dari Level Rp50

Saham GOTO tercatat turun 1,74 persen, sementara saham Garuda (GIAA) justru bisa menguat lebih dari 8 persen pada awal perdagangan IHSG hari ini.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (24/5/2023) ke 6.735,24 setelah ditutup naik 0,10 persen di 6.736,68 kemarin.

IHSG melemah 0,02 persen pada pembukaan dan sempat menyentuh level terendah 6.731,19 sesaat setelah pembukaan. Sampai pukul 09.01 WIB, sebanyak 148 emiten mengawali perdagangan di zona hijau, 153 emiten melemah, dan 198 lainnya masih berada di harga yang sama dengan penutupan kemarin.

Indeks-indeks sektoral dibuka variatif. Namun sektor transportasi terpantau terkoreksi paling dalam dengan penurunan sebesar 0,61 persen. Selanjutnya sektor konsumer cyclical melemah 0,54 persen dan industri dasar turun 0,24 persen.

Beberapa sektor yang menguat pada awal perdagangan mencakup energi sebesar 0,24 persen, selanjutnya sektor properti naik 0,12 persen, dan konsumer non-cyclical menguat 0,11 persen.

Pergerakan IHSG sejalan dengan saham-saham berkapitalisasi besar yang mayoritas mengawali perdagangan zona merah. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) tercatat turun 1,74 persen ke harga Rp113 per lembarnya. Kemudian disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang turun 0,98 persen dan BBNI melemah 0,84 persen.

Saham lainnya yang juga melemah adalah PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dengan koreksi sebesar 0,67 persen. Ada pula PT Chandra Asri Petrochemical yang dibuka di zona merah di harga Rp2.090 atau turun 0,48 persen.

Saham PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) yang sempat menuju level gocap akhirnya rebound pagi ini dengan penguatan 8,77 persen ke level Rp62.

Adapun segelintir saham yang dibuka menguat adalah saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan kenaikan 0,27 persen ke harga Rp9.150 dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 0,25 persen.

Phintraco Sekuritas dalam riset menyebutkan IHSG rawan koreksi ke kisaran 6.700–6.720 pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, proyeksi tersebut diperkuat oleh terbentuknya pola inverted dragonfly doji pasca uji MA20 di 6.775 kemarin. Meski demikian, selama koreksi terbatas terjadi pada level tersebut, IHSG menjaga peluang minor bullish trend (mid-term).

Salah satu faktor yang memicu upper shadow panjang pada IHSG tersebut adalah indeks manufaktur di Jerman, Inggris dan kawasan Euro yang berada di bawah ekspektasi pada Mei 2023.

Kondisi tersebut telah menekan saham-saham energi di pasar modal Indonesia, IDX Energy menjadi salah satu sektor yang melemah paling signifikan yakni sebesar 0,82 persen pada Selasa kemarin. Akan tetapi, rebound harga minyak berpotensi memicu technical rebound pada saham-saham energi hari ini.

Masih dari eksternal, pasar masih menantikan kesepakatan terkait batas utang antara eksekutif dan legislatif di Amerika Serikat. Pasar memperkirakan pertemuan lanjutan, mengingat pertemuan pada Selasa (23/5/2023) belum mencapai kesepakatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper