IHSG Sesi I Melemah ke 6.663, Saham RAAM, BRIS dan ADRO Ambrol

IHSG melemah 0,66 persen ke 6.663 posisi pada perdagangan hari ini (15/5/2023), saham RAAM, BRIS dam ADRO ambrol dan parkir di zona merah.
Karyawati beraktivitas di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari pertama perdagangan saham tahun 2023 di Jakarta, Senin (2/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari pertama perdagangan saham tahun 2023 di Jakarta, Senin (2/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke 6.663,63 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Senin (15/5/2023) seiring dengan ambrolnya saham RAAM, BRIS dan ADRO di zona merah.

Pada pukul 12.00 WIB, IHSG turun 0,66 persen atau 44,12 poin ke level 6.663,63 pada perdagangan pagi ini. IHSG bergerak pada rentang 6.656 sampai 6.729 sepanjang sesi.

Tercatat, 195 saham menguat, 313 saham melemah, dan 219 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau menjadi Rp9.492 triliun.

Sejumlah saham seperti, PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) tercatat anjlok 6,38 persen ke posisi 660, kemudian saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) juga ambles 6,35 persen ke level 1.695. Kemudian emiten nikel PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) juga turun 3,81 persen ke posisi 1.010.

Sementara saham-saham terlaris hari ini dipimpin oleh TLKM dengan nilai transaksi mencapai Rp209,5 miliar. Adapun TLKM parkir di zona merah dengan turun 1,26 persen ke 3.930. Terlaris kedua diisi oleh saham BBRI yang juga turun 0,97 persen ke 5.100, saham BBRI diperdagangkan hingga Rp198,9 milar. Terlaris selanjutnya, GOTO yang diperdagangkan mencapai 183,9 miliar, saham GOTO terpantau stagnan di level 116. Sementara ADRO turun 3,62 persen ke level 2.660, nilai transaksi ADRO tercatat R180,8 miliar. 

Adapun jajaran top gainers dipimpin oleh saham SMIL yang melesat 3481, OKAS terbang 28,57 dan HITS naik 14,04 persen.

Phintraco Sekuritas dalam riset harian menyebutkan IHSG berpotensi melemah terbatas ke kisaran 6.680–6.690 di tengah dominasi sentimen negatif eksternal. Sementara untuk sepekan ke depan, IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang support 6.650 dan resistance di kisaran 6.800–6.840.

Indeks-indeks Wall Street melemah pada Jumat (12/5/2023) merespons penurunan Michigan Consumer Sentimen Prel. ke 57,5 pada Mei 2023 dari 63,5 di April 2023. Realisasi tersebut jauh lebih rendah dari perkiraan pasar di 63 untuk Mei 2023.

Selain itu, pelemahan juga dipicu oleh kabar penundaan pertemuan terkait debt ceiling antara Presiden Amerika Serikat Joe Biden dengan pemimpin Kongres AS yang semula dijadwalkan pada Jumat (12/5/2023).

Dari dalam negeri, BPS dijadwalkan merilis data Neraca Dagang Indonesia (NPI). Surplus NPI diperkirakan masih berlanjut pada April 2023. Akan tetapi, surplus tersebut terjadi seiring dengan penurunan nilai ekspor (-18,55 persen yoy) dan nilai impor (-7,85 persen yoy) pada April 2023 yang lebih dalam dari penurunan bulan sebelumnya.

Sebagian pelaku pasar telah mengantisipasi penurunan ini sejak pekan lalu, sejalan dengan penurunan indeks manufaktur China. Akan tetapi, potensi rotasi ke consumer-related atau bank masih dapat berlanjut pada pekan ini.

Sementara top losers kali ini dihuni oleh, SMKM, HAJJ dan TYRE dengan penurunan masing-masing, 9,95 persen, 9,71 persen dan 6,94 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper