Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MIND ID Ambil Alih 65 Persen Saham Timah (TINS) Rp8,85 Triliun

MIND ID mengambil alih kepemilikan saham Timah (TINS) sebanyak 4.841.053.951 saham yang sebelumnya dimiliki Inalum.
Negara penghasil timah/Istimewa.
Negara penghasil timah/Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA - BUMN Holding perusahaan tambang PT Mining Industry Indonesia (Persero) atau MIND ID menjadi pemegang saham langsung PT Timah Tbk. (TINS) menggantikan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum).

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, sebelumnya MIND ID tidak memiliki saham di TINS. Kemudian, MIND ID melakukan transaksi pada 21 Maret 2023 sehingga memiliki 4.841.053.951 saham TINS seri B, mewakili 65 persen saham dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor perusahaan. 

Adapun, harga per saham ditetapkan Rp1.828,57 dengan kepemilikan bersifat langsung, sehingga MIND ID mengucurkan dana sebesar Rp8,85 triliun

"Pemerintah Negara Republik Indonesia telah menyertakan modal dalam bentuk penyertaan saham kepada Perusahaan Perseroan melalui MIND ID," tulis Hendi Prio Santoso, Direktur Utama MIND ID. 

Setelah transaksi tersebut, susunan pemegang saham TINS saat ini terdiri atas Negara Republik Indonesia sebanyak 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dengan persentase 0,00 persen, kemudian masyarakat memegang 2.606.699.502 saham atau 35 persen saham TINS. 

Selanjutnya, MIND ID menggantikan posisi Inalum yang memegang saham TINS sebanyak 4.841.053.951 saham atau 65 persen. Sehingga, total saham yang ada di TINS sebanyak 7.447.753.454. 

Setelah transaksi ini, harga saham TINS pada Rabu (29/3/2023) pukul 10.15 WIB terpantau menguat 10 poin atau 0,98 persen ke Rp1.030. 

Sepanjang tahun ini, harga saham TINS masih mengalami pelemahan 11,97 persen, dan dalam setahun tercatat anjlok 37,58 persen.

TINS membukukan laba bersih sebesar Rp1,04 triliun sepanjang 2022. Jumlah itu turun dari posisi tahun sebelumnya Rp1,30 triliun. Raihan laba perseroan didapat di tengah fluktuasi harga jual logam timah yang cukup tinggi.

Adapun kinerja TINS sepanjang 2022 ditopang oleh upaya efisiensi di seluruh rantai bisnis, penurunan interest bearing debt dan peningkatan kinerja anak usaha segmen nontimah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper