Indeks Bisnis-27 Ikuti Gerak IHSG Berkat Saham TLKM, ADRO dan PGAS

Indeks Bisnis-27 dibuka menguat seiring dengan penguatan IHSG berkat saham TLKM, ADRO, dan PGAS.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 dibuka menguat seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/2/2023). Indeks Bisnis-27 dibuka menguat terdorong saham-saham seperti TLKM, ADRO, PGAS, TBIG, dan TOWR.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini naik 0,14 persen ke level 583,05. Pada awal perdagangan Indeks bergerak di kisaran 582,24 hingga 584,57.

Dari 27 konstituen, terdapat 11 saham yang dibuka di zona hijau, 6 saham stagnan, dan 10 saham lainnya dibuka di zona merah.

Emiten pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 50 poin atau 1,30 persen ke level Rp3.910. Mengekor TLKM terdapat perusahaan tambang milik Garibaldi Thohir PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) dengan penguatan 30 poin atau 1,05 persen ke level Rp2.880.

Berikutnya terdapat saham-saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang menguat 0,97 persen ke level Rp1.555, diikuti PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) yang menguat 0,96 persen, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang menguat  0,93 persen ke level Rp1.085.

Nasib berbeda, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) justru dibuka memerah, terkoreksi 4,63 persen ke level Rp2.060, diikuti PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang melemah 1,10 persen ke level Rp6.725, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang melemah 0,89 persen ke level Rp 5.575.

Selanjutnya ada saham-saham seperti INDF, MDKA, dan BBNI yang ikut melemah. Masing-masing saham tersebut turun 0,76 persen, 0,65 persen, dan0,56 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis (23/2/2023) ke level 6.824,23, atau naik 0,21 persen. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 6.809,96-6.830,96.

Tercatat, 249 saham menguat, 175 saham melemah, dan 221 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau mencapai Rp9.468,75.

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG masih rawan pelemahan hari ini, Kamis (23/2/2023).

"Akan tetapi, potensi pelemahan diperkirakan lebih terbatas, mengingat terdapat sinyal oversold pada Stochastic RSI dan tidak ada kenaikan volume signifikan yang mendukung pelemahan signifikan kemarin," tutur Valdy dalam risetnya, Kamis (23/2/2023).

IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 6.780-6.840 hari ini.

Petunjuk The Fed dalam risalah FOMC nampaknya cukup jelas mengindikasikan bahwa kenaikan The Fed Rate masih jauh dari berakhir. Karena target inflasi The Fed masih jauh dan inflasi diperkirakan persistent didukung kondisi ketenagakerjaan yang kuat di AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper