Tok! Emiten Boy Thohir (ESSA) Dapat Restu Private Placement Rp1,6 Triliun

ESSA mengantongi restu untuk melakukan private placement 1,56 miliar saham dengan Garibaldi Tohir dan Chander Laroya sebagai pembeli siaga.
ESSA mengantongi restu untuk melakukan private placement 1,56 miliar saham dengan Garibaldi Tohir dan Chander Laroya sebagai pembeli siaga.
ESSA mengantongi restu untuk melakukan private placement 1,56 miliar saham dengan Garibaldi Tohir dan Chander Laroya sebagai pembeli siaga.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten migas PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA) resmi mengantongi restu untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hal Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 1,56 miliar lembar. 

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (8/2/2023), pemegang saham ESSA menyetujui penerbitan saham baru sehubungan dengan rencana melakukan penambahan modal sebanyak-banyaknya sebesar 1.566.088.700 saham dengan nilai nominal Rp10 atau sebesar 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Adapun, harga saham ditetapkan senilai Rp1.025 per saham sehingga ESSA dapat mengantongi modal sebesar Rp1,60 triliun.

Sebagai pembeli siaga saham baru tersebut ada Garibaldi Tohir mengambil bagian sebanyak 783.044.350 saham yang akan dibayar melalui inbreng sebesar 116.510 miliknya dalam PT Panca Amara Utama.

Kemudian, saham juga diambil oleh Presiden Direktur ESSA Chander Vinod Laroya sebanyak 783.044.350 dan akan dibayar melalui inbreng sebesar 116.510 saham miliknya dalam PT Panca Amara Utama, yang selanjutnya disebut dengan inbreng saham sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 Undang-Undang Perseroan Terbatas terkait penyetoran saham dalam bentuk lainnya.

Setelah melakukan private placement ini, jumlah saham yang dimiliki ESSA sebanyak 17.226.975.700 saham. Adapun, saham yang belum dilaksanakan masih ada sebanyak 4.773.024.300 saham. Saham baru akan diterbitkan dan dicatatkan pada 17 Februari 2023 dan pengumuman hasil pelaksanaan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2023. 

Usai aksi korporasi tersebut, saham ESSA pada perdagangan Jumat (10/2/2023) pukul 13.00 WIB terpantau turun 1,01 persen atau 10 poin ke 985. Sepanjang 2023 berjalan, harga saham ESSA terpantau naik 7,65 persen, sedangkan dibandingkan dengan tahun lalu melesat 121,85 persen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper