Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Cermati Saham BSDE, TLKM, CPIN, ACES, dan BIPI

IHSG diperkirakan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu (25/1/2023). Adapun Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham BSDE, TLKM, CPIN, ACES.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 25 Januari 2023  |  07:37 WIB
IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Cermati Saham BSDE, TLKM, CPIN, ACES, dan BIPI
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu (25/1/2022). Saham BSDE, TLKM, CPIN, ACES dan BIPI disebut masih layak dicermati.

Tim riset Phintraco Sekuritas menyebut IHSG membentuk pola spinning top yang menjadi sinyal potensi koreksi lanjutan. Phintraco Sekuritas juga menyebut agar investor waspada terhadap koreksi dengan pivot di level 6.800 dan support terkuat terdekat di level 6.740.

“Koreksi diatas kami perkirakan lebih sebagai koreksi wajar untuk keluar dari overbought area, terlebih indeks-indeks global juga cenderung mixed di perdagangan Selasa (24/1),” tulis tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset, Rabu (25/1/2023).

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut sentimen positif bagi IHSG berasal dari ekspektasi pemulihan permintaan Cina dan dukungan pejabat bank sentral AS terkait perlambatan kenaikan suku bunga acuan di Federal Open Market Committee (FOMC) Februari 2023.

Selain itu, indeks-indeks Wall Street cenderung ditutup sideway setelah mengalami penguatan yang signifikan. Pergerakan indeks-indeks Wall Street dipengaruhi oleh rilis kinerja keuangan full year 2022 dari sejumlah perusahaan di AS.

“Pekan ini menandai dimulainya periode rilis kinerja keuangan FY2022,” tulis rim riset Phintraco Sekuritas.

Pelaku pasar AS juga tengah mengantisipasi hasil FOMC dengan keyakinan the Fed akan menaikan suku bunga yang lebih kecil dari sebelumnya, yakni 25 basis poin (bps).

Dari Eropa, indeks manufaktur naik 48,8 di Januari 2023 dari 47,8 di Desember 2022. Sementara indeks non-manufaktur di Eropa kembali ke level ekspansif dengan naik ke 50,7 di Januari 2023 dari 47,8 di Desember 2022.

Meski demikian, realisasi indeks manufaktur dan non-manufaktur masih bervariatif di Jerman dan Inggris pada Januari 2023. Hal ini yang membayangi indeks-indeks regional Eropa pada Selasa (24/1/2023).

Kemudian dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mulai merespon rilisnya kinerja keuangan tahun 2022 dari emiten di Bursa Efek Indonesia. Adapun rilisnya kinerja keuangan biasa dimulai dari sektor keuangan.

Phintraco Sekuritas menyebut investor dapat mencermati peluang trading buy pada saham-saham yang tidak berada dalam overbought area. Saham-saham tersebut adalah BSDE, TLKM, CPIN, ACES dan BIPI.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham wall street bsde
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top