Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Proyeksi Saham GOTO saat Tren Suku Bunga Naik

Peningkatan suku bunga diperkirakan akan berdampak positif ke saham teknologi, salah satunya PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 23 Januari 2023  |  16:37 WIB
Proyeksi Saham GOTO saat Tren Suku Bunga Naik
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bakal terimbas peningkatan suku bunga acuan BI7DRR menjadi 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pekan lalu.

Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen pada pekan lalu. Ada peluang BI bakal mengerek suku  bunga lanjutan.

Analis CGS-CIMB Sekuritas Kevin Juido Hutabarat mengatakan peningkatan suku bunga oleh BI ini memberikan sinyal ke pelaku pasar jika bank sentral Indonesia tidak akan terlalu agresif meningkatkan suku bunga ke depan.

"Hal ini akan memberikan katalis positif ke instrumen saham, dan tidak menutup kemungkinan membuat saham teknologi rebound," kata Kevin, dikutip Minggu (22/1/2023).

Dengan ekspektasi tersebut, menurutnya hal ini akan menjadi harapan positif bagi saham teknologi, termasuk GOTO.

Selain dari suku bunga BI, menurut Kevin rebound-nya saham GOTO juga akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti masuknya GOTO ke indeks MSCI, hingga dari kinerja fundamental GOTO.

Dia menjelaskan, indeks MSCI diperkirakan akan melakukan rebalancing portofolio pada bulan ini atau di Februari. Pelaku pasar berekspektasi saham GOTO bisa masuk ke indeks ini.

Sementara itu, dari sisi fundamental, GOTO telah melakukan divestasi aset non-inti seperti saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT). Selain itu, GOTO juga melakukan perampingan karyawan pada akhir tahun 2022 lalu.

"GOTO fokus pada perbaikan bottom line, makanya mereka lay off karyawan," ujar dia.

GOTO juga mengakselerasi target mereka, agar bisa mencapai profitabilitas pada top line-nya tahun ini. Kevin menilai salah satu upaya perbaikan profitabilitas ini telihat dari promotional spending GOTO yang lebih rendah.

Adapun CGS-CIMB Sekuritas memperbarui targetnya terhadap saham GOTO. CGS-CIMB Sekuritas memberikan rating hold dengan target valuasi Rp115 pada saham GOTO.


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham Goto GoTo Gojek Tokopedia Suku Bunga Bank Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top