Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Red Planet (PSKT) Targetkan Pertumbuhan 12 Persen pada 2023

PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) memperkirakan bisnis perhotelan mulai bertumbuh pada kuartal II/2023.
PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) memperkirakan bisnis perhotelan mulai bertumbuh pada kuartal II/2023. /redplanetindonesia.com
PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) memperkirakan bisnis perhotelan mulai bertumbuh pada kuartal II/2023. /redplanetindonesia.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 12 persen pada 2023.

Direktur Utama PSKT Suwito memperkirakan bisnis perhotelan mulai meningkat pada pekan ketiga April 2023. Peningkatan diperkirakan terjadi seiring adanya arus perjalanan dalam rangka mudik Lebaran.

Di sisi lain, kinerja sektor perhotelan diperkirakan kurang bergairah pada kuartal I/2023. Hal ini lantaran adanya bulan puasa yang akan berlangsung pada Maret 2023.

"Penurunan dimulai satu minggu sebelum bulan puasa yang mungkin dikarenakan pengurangan aktivitas perjalanan baik bisnis maupun traveling,” ujar Suwito kepada Bisnis, Minggu (22/1/2023).

Suwito menyebut unit hotel di Solo menjadi satu-satunya yang mengalami peningkatan pengunjung sejak pekan kedua Januari 2023. Peningkatan terjadi seiring adanya beberapa acara atau event yang berlangsung di Solo.

Lebih lanjut, Suwito mengatakan beberapa unit hotel PSKT mengalami banyak kenaikan pada 2022. Beberapa diantaranya adalah di kota Palembang, Solo, Surabaya, dan Jakarta.

Adapun unit di Palembang memiliki rasio okupansi hingga 82 persen sepanjang 2022. Angka ini naik 4 persen dibandingkan 78 persen pada 2021.

“Peningkatan pengunjung sejalan dengan banyaknya kegiatan atau event pada destinasi pariwisata di beberapa wilayah di Indonesia,” ujar Suwito.

Suwito sebelumnya mengatakan jumlah pengunjung segmen perhotelan sudah berangsur meningkat pada tiga bulan terakhir 2022. PSKT juga melihat tahun 2023 merupakan momen transisi menuju normalisasi pra pandemi Covid-19.

“Tamu-tamu kami sudah mulai balik di kuartal IV/2022 walau masih tidak seperti di tahun 2019,” ujar Suwito.

PSKT juga akan lebih fokus menjaga pengeluaran karena ada kemungkinan tekanan dari inflasi yang berpotensi menaikkan biaya. Suwito juga menyebut PSKT hanya akan melanjutkan program pemeliharaan yang menggunakan kas internal.

Salah satu program pemeliharaan PSKT adalah “one day, one room” dimana perseroan tidak akan menjual satu kamar yang direnovasi secara total. Suwito juga tidak ada persiapan khusus untuk penyusunan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex),

“Kita tidak sediakan budget karena pemeliharaan itu tergantung kebutuhan saat diperlukan bukan termasuk capex,” jelas Suwito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper