Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Adaro (ADRO) Turun Terus setelah Cum Dividen, Intip Rekomendasi Analis

Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang dinakhodai Garibaldi Thohir cenderung turun setelah tanggal cum dividen.
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). Saham ADRO cenderung turun setelah tanggal cum dividen. Bloomberg/Muhammad Fadli
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). Saham ADRO cenderung turun setelah tanggal cum dividen. Bloomberg/Muhammad Fadli

Bisnis.com, JAKARTA — Saham emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) melanjutkan penurunan pada Rabu (4/1/2023). Penurunan ini menandai pelemahan tiga hari berturut-turut sejak awal tahun 2023 dan tanggal cum dividen pada 30 Desember 2022.

Berdasarkan data Bloomberg, saham ADRO turun 6,25 persen sehingga parkir di label Rp3.300 hari ini. Sejak perdagangan hari pertama tahun ini pada 2 Januari 2023, harga saham ADRO telah anjlok 8,08 persen, padahal ADRO merupakan salah satu saham pendorong IHSG di 2022 dengan kenaikan mencapai 71,1 persen.

Pelemahan ADRO turut menjadi pemberat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Perusahaan berkapitalisasi pasar Rp105,55 triliun itu menyumbang 9,80 persen pada penurunan IHSG atau setara dengan koreksi 7,40 poin berdasarkan data Bloomberg.

IHSG sendiri ditutup melemah 1,10 persen ke 6.813,23. IHSG bergerak di rentang level tertinggi 6.900,60 dan terendah di posisi penutupan.

Sektor energi yang menaungi ADRO menjadi sektor dengan penurunan terdalam hari ini yakni sebesar 3,20 persen. Kemudian disusul sektor industri dengan pelemahan 2,12 persen, kesehatan turun 1,78 persen, dan transportasi turun 1,54 persen.

Di tengah pelemahan harga saham ADRO dalam beberapa hari terakhir, mayoritas analis dalam konsensus Bloomberg masih menyematkan pandangan positif. Sebanyak 27 dari 34 analis atau 79,4 persen memberi rekomendasi beli untuk saham ADRO.

Adapun, target harga rata-rata saham ADRO untuk 12 bulan ke depan adalah Rp4.438,38. Dengan demikian, potensi return yang bisa diperoleh investor jika mengakumulasi saham ADRO saat ini adalah 34,5 persen.

ADRO yang dinakhodai konglomerat Garibaldi Thohir telah menetapkan kurs konversi pembagian dividen interim tahun buku 2022 yang mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia 3 Januari 2023 sebesar Rp15.572 per dolar AS. Dengan demikian, jumlah keseluruhan dividen tunai interim yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang rupiah adalah sebesar Rp7.786.152.531.360 (Rp7,78 triliun) untuk 30.985.962.000 (30,98 miliar) lembar saham.

“Dividen per saham setara Rp251,28," jelas manajemen ADRO.

Cum dividen sendiri merupakan tanggal terakhir investor yang berhak atas dividen. Jika membeli saham ADRO lewat tanggal tersebut, maka pemegang saham baru tidak berhak atas dividen.

Manajemen ADRO dalam keterangan resminya mengatakan nilai dividen interim ini lebih tinggi 67 persen dari dividen interim tahun 2021 senilai US$300 juta dan merupakan dividen interim tertinggi yang pernah diberikan perseroan.

Adapun jadwal pembagian dividen ADRO yakni cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 Desember 2022, dengan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Januari 2023. Lalu, cum dividen di pasar tunai pada 3 Januari 2023, dan ex dividen di pasar tunai pada 4 Januari 2023.

Tanggal pencatatan pemegang saham perseroan yang berhak atas dividen interim atau recording date jatuh pada 3 Januari 2023, pengumuman kurs konversi dengan menggunakan kurs tengah BI pada 3 Januari 2023, dan pembagian dividen interim pada 13 Januari 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper