Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Usai Rayakan Natal, IHSG Ditutup Menguat 0,5 Persen ke 6.835

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (26/12/2022) sehari setalah Natal.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (26/12/2022) sehari setelah Natal.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.00 WIB IHSG ditutup pada posisi 6.835,80 atau menguat 0,52 persen. IHSG bergerak pada rentang 6.796 - 6.858 sepanjang perdagangan hari ini

Tercatat, 231 saham menguat, 271  saham melemah dan 203 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.508,50 triliun.

PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) terpantau menjadi saham dengan kenaikan terbesar hari ini setelah menguat 25 persen ke Rp320

Saham lain yang terpantau menguat adalah PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang naik 10,77 persen ke level Rp20.575 disusul oleh PT MD Pictures Tbk (FILM) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dengan kenaikan masing- masing sebesar 10,9 persen dan 11,11 persen.

Sebaliknya, saham PT Bank Jago (ARTO) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tercatat melemah masing - masing sebesar 6,15 persen dan 4,65 persen. Saham lain yang terpantau melemah adalah PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dengan koreksi 2,94 persen dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang turun 2,22 persen.

Sebelumnya, Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan sinyal kuat window dressing belum terlihat. Volume transaksi cenderung turun di akhir pekan kemarin, justru mengindikasikan potensi konsolidasi di pekan terakhir Desember 2022.

Faktor lain yang diperkirakan mempengaruhi pergerakan IHSG adalah hari perdagangan yang lebih pendek di pekan depan karena ada libur Natal dan Boxing day di mayoritas negara Eropa dan AS pada Senin (26/12/2022).

Tanpa ada arahan Wall Street dan mayoritas indeks Eropa di awal pekan, berpotensi meningkatkan kecenderungan wait and see pelaku pasar di Indonesia.

"Meski demikian, potensi rebound IHSG ke kisaran 6.900-6.950 masih terbuka. Terlebih jika kecenderungan net buy Investor Asing berlanjut pada pekan depan," ujarnya.

Saham-saham LQ45 diperkirakan menjadi fokus pelaku pasar di Senin (26/12/2022) dan pekan terakhir 2022 ini. Saham-saham rekomednasi dari Phintraco Sekuritas antara lain, BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, INDF, BUKA dan INTP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper