Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bos Djarum Kembali Beli Saham Blibli, Kali Ini 1,1 Juta Saham

Petinggi Grup Djarum Honky Harjo kembali menambah kepemilikan sahamnya di Blibli (BELI).
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  13:11 WIB
Bos Djarum Kembali Beli Saham Blibli, Kali Ini 1,1 Juta Saham
Petinggi Grup Djarum Honky Harjo kembali menambah kepemilikan sahamnya di Blibli (BELI).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Komisaris Utama PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli sekaligus Direktur Grup Djarum, Honky Harjo kembali menambah jumlah kepemilikan sahamnya di Blibli.

Honky melakukan transaksi pembelian saham Blibli pada 6 Desember 2022. Honky membeli sebanyak 1,1 juta saham BELI di harga Rp472,271 per saham.

Dengan pembelian tersebut, Honky tercatat harus mengeluarkan dana senilai Rp519,4 miliar.

"Tujuan dari transaksi ini adalah investasi," kata Corporate Secretary Blibli Eric Alamsjah Winarta dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (8/12/2022).

Dengan pembelian ini, jumlah saham Honky di Blibli bertambah menjadi 141.176.660 (141,17 juta) saham, dari 140.074.660 (140 juta) saham.

Sebelumnya, Honky juga mengakumulasi kepemilikannya di Blibli. Pada 5 Desember 2022, Honky melakukan pembelian sebanyak 1.0410600 (1,04 juta) saham Blibli, dengan harga Rp480 per saham.

Saham Honky bertambah menjadi 140.074.660 saham dari sebelumnya 139.033.060 saham.

Adapun pada penutupan perdagangan sesi I, saham Blibli tercatat ditutup turun 6 poin atau 1,26 persen ke level 470. Saham Blibli memiliki kapitalisasi pasar Rp55,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blibli.com Honky Harjo saham transaksi saham djarum beli
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top