Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perbedaan Nilai Nominal Saham GOTO yang Lebih Rendah dari Harga Asli, Kenapa?

PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan nilai nominal saham Rp1 per saham sejak IPO. Lalu apa perbedaannya dengan nilai harga saham di pasaran?
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  17:48 WIB
Perbedaan Nilai Nominal Saham GOTO yang Lebih Rendah dari Harga Asli, Kenapa?
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan nilai nominal saham Rp1 per saham sejak IPO. Lalu apa perbedaannya dengan nilai harga saham di pasaran?

Sebagai informasi nilai nominal adalah nilai perkiraan yang diberikan untuk tujuan neraca saat perusahaan menerbitkan modal saham. Mengutip investopedia nilai nominal saham adalah nilai yang tertera di lembaran surat saham yang besarnya ditentukan dalam anggaran dasar.

Maka nilai nominal merupakan nilai yang dinyatakan per lembar saham dari perusahan sesuai dengan akta perusahaan. Nilai nominal bisa berbeda dengan harga pasar saham yang dinilai dari kinerja perusahaan itu pada periode tertentu.

CEO SW Indonesia Michell Suharli menjelaskan selisih antara nilai nominal dan harga saham itulah nantinya masuk sebagai agio saham sebagai tambahan modal disetor.

Umumnya perusahaan perorangan di notaris menetapkan nilai nominal Rp 1 juta per saham dengan jumlah saham tertentu. Tapi saat harga saham ditetapkan dan dijual di pasar lewat IPO misalnya Rp300 per saham, maka dengan nilai nominal Rp1 juta per lembar itu menjadi tidak likuid karena terlalu mahal sehingga nilai nominal perlu dipecah guna memudahkan investor berpartisipasi dengan harga terjangkau.

“Jadi tidak mengurangi total saham tapi per lembarnya saja berubah. Makanya kita lihat saham-saham publik itu nominal sahamnya rendah, supaya likuid sahamnya, volume transaksi banyak, investor happy, dan bursa efek bergairah,” katanya, Senin (5/12/2022).

Adapun BEI tidak mengatur berapa nilai nominal saham perusahaan yang akan IPO tapi sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-A yang diterbitkan 21 Desember 2021. Bursa hanya mengatur harga saham minimal saat pencatatan perdana, yang disesuaikan dengan papan perdagangannya.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan nilai nominal yang rendah bisa membuat harga saham IPO menjadi terjangkau bagi investor.

"Dengan adanya harga yang terjangkau itu, diharapkan investor retail dapat turut berpartisipasi dalam pelaksanaan IPO saham perseroan," katanya.

Sebagai informasi, beberapa emiten tercatat menetapkan nilai nominal kecil saat IPO di antaranya PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) Rp 1 per saham, PT WIR Asia Tbk. (WIRG) Rp 5, dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Rp 10.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Goto ipo saham bei
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top