Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IHSG Turun Tertekan Saham GOTO Cs, BMRI Melonjak ATH

IHSG tertekan saham teknologi seperti GOTO, di sisi lain saham Bank Mandiri (BMRI) mencetak rekor tertinggi.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  15:17 WIB
IHSG Turun Tertekan Saham GOTO Cs, BMRI Melonjak ATH
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,46 persen atau 32,3 poin ke level 6.987,32 pada perdagangan Senin (5/12/2022) di tengah pelemahan saham teknologi, seperti GOTO.

Saham teknologi seperti NINE, GOTO, hingga bank digital seperti BBYB menjadi saham yang turun paling dalam pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 160 saham menguat, 375 saham melemah, dan 165 saham stagnan. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.987,32-7.053,90. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.536,53 triliun.

Saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk. (MGLV) menjadi saham dengan penurunan paling dalam, yakni 9,85 persen ke level 119. Menyusul di belakangnya saham emiten teknologi pendatang baru, PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE) yang turun 8 persen ke level 69.

Selanjutnya, adalah saham PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) turun 6,94 persen ke level 161, saham PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) yang turun 6,92 persen ke 740, dan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang turun 6,82 persen ke level 123 per saham.

Sebagai informasi, saham GOTO telah menyentuh batas auto reject bawah (ARB) selama sepekan terakhir. Dengan penurunan pada hari ini, saham GOTO telah turun menyentuh ARB dalam 12 sesi berturut-turut.

Turunnya saham GOTO ini bersamaan dengan turunnya Indeks sektor Teknologi (IDXTECHNO) sebesar 4,07 persen hari ini, menjadikannya indeks sektoral dengan penurunan terbesar di awal pekan.

Sementara itu, pada perdagangan hari ini tercatat hanya Indeks Sektor Energy (IDXENERGY) yang menutup perdagangan di zona hijau dengan naik 1,3 persen.

Di sisi lain, di jajaran big cap saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 3,33 persen menjadi Rp10.875. Saham BMRI pun menyentuh posisi tertinggi atau all time high (ATH).

Sebelumnya, Tim analis MNC Sekuritas menyebutkan koreksi IHSG sempat menguji area supportnya namun kembali ditutup di atas MA200.

"Nampaknya, IHSG berpeluang menguat untuk menguji rentang area 7,040-7,060 terlebih dahulu, selama tidak terkoreksi ke bawah 6,955, skenario IHSG masih berada pada bagian dari wave c dari wave (x) pada label hitam," jelas Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Senin (5/12/2022).

Namun demikian, waspadai apabila IHSG menembus 6,955, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave (ii) pada label merah, sehingga IHSG rawan menuju ke 6,890 hingga 6,937.

MNC Sekuritas memperkirakan hari ini IHSG dapat bergerak dengan Support di level 6,890, 6,955 dan resistance di level 7,128, 7,178.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Goto bank mandiri bmri emiten teknologi
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top