Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sah! Investor Produsen Belfoods (SIPD) Setujui Rights Issue 500 Juta Saham

Rights issue diharapkan dapat berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasian Sreeya Sewu Indonesia (SIPD).
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 04 Desember 2022  |  10:15 WIB
Sah! Investor Produsen Belfoods (SIPD) Setujui Rights Issue 500 Juta Saham
Produk olahan unggas Belfoods dari PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD).rn
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) emiten unggas PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) yang digelar 30 November 2022 menyepakati pelaksanaan rights issue.

SIPD yang merupakan produsen nugget Belfoods ini bakal melaksanakan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 500 juta saham baru seri C.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (4/12/2022), saham baru tersebut akan memiliki nilai nominal Rp1.000 per saham dan memiliki hak yang sama dengan saham-saham SIPD lainnya yang telah dikeluarkan sebelum rights issue. Sebanyak 1.175.065.447 suara atau sebesar 99,99 persen dari seluruh suara yang dikeluarkan dalam rapat menyetujui rencana pelaksanaan aksi korporasi ini.

Manajemen Sreeya Sewu sebelumnya menyampaikan rights issue diharapkan dapat berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasian perseroan, antara lain memperkuat struktur permodalan serta mendukung kegiatan usaha dan kinerja SIPD dan anak perusahaan yang akan memberikan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham.

Sreeya Sewu berencana menggunakan seluruh dana hasil rights issue untuk pengembangan usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Adapun harga pelaksanaan dan jumlah final saham baru yang diterbitkan akan ditentukan kemudian oleh direksi Sreeya Sewu dan diumumkan dalam prospektus.

Para pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan terkena dilusi kepemilikan maksimum sebesar 27,19 persen dari persentase kepemilikan saham setelah rights issue.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sreeya sewu indonesia rights issue emiten perunggasan
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top