Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Covid-19 Melandai, Pendapatan RS Hermina (HEAL) Kembali ke Posisi Sebelum Pandemi

PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) menyebut adanya penurunan pendapatan 22,38 persen pada kuartal III/2022 disebabkan melandainya kasus Covid-19.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  11:10 WIB
Covid-19 Melandai, Pendapatan RS Hermina (HEAL) Kembali ke Posisi Sebelum Pandemi
RS Hermina Kemayoran. - herminahospital.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) menyebut adanya penurunan pendapatan 22,38 persen pada kuartal III/2022 disebabkan melandainya kasus Covid-19. Pendapatan HEAL saat ini kembali ke posisi saat sebelum terjadi pandemi.

Presiden Direktur Medikaloka Hermina Hasmoro mengatakan tingginya pendapatan pada tahun 2021 tidak lepas dari kondisi pandemi yang masih tinggi. Menurunnnya, kasus Covid-19 pada tahun ini lantas menyebabkan pendapatan dari HEAL menurun.

"Tahun ini [kasus] Covid-19 sudah jauh berkurang sehingga revenue turun ke posisi sebelum Covid-19," ujar Hasmoro kepada Bisnis pada Rabu (30/11/2022).

Hasmoro mengatakan HEAL akan lebih fokus pada pasien non-Covid seiring meredanya pandemi. Namun, ketika ditanya terkait secara spesifik strategi yang akan diterapkan, Hasmoro tidak menjawab.

Sementara untuk belanja modal atau capital expenditure (capex), entitas Group Astra ini telah menggelontorkan dana hingga Rp1,2 triliun tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan dua rumah sakit barua dan peningkatan fasilitas pelayanan.

HEAL memproyeksikan dapat menyerap capex sekitar Rp1 triliun untuk rentang tahun 2022 hingga 2023. Dengan demikian, anggaran yang digelontorkan oleh HEAL sudah terpenuhi dari proyeksi untuk tahun ini.

Adapun capex yang dianggarkan untuk 2022-2023 lebih tinggi dari rata-rata capex pada masa pandemi Covid-19 senilai Rp750 miliar sepanjang 2018—2020.

Per 30 September 2022, HEAL mengalami penurunan pendapatan hingga 22,38 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp3,59 triliun pada kuartal III/2022. Pada 2021, HEAL membukukan Rp4,63 triliun pendapatan.

Pendapatan HEAL terdiri dari rawat inap, rawat jalan, dan non rumah sakit.

Secara rinci, pendapatan rawat inap menurun 35,17 persen menjadi Rp2,16 triliun, rawat jalan naik 11,24 persen menjadi Rp1,39 triliun, dan non rumah sakit turun 8,24 persen menjadi Rp26,57 miliar.

Dari sisi laba, HEAL bahkan terkoreksi cukup dalam dengan penurunan 66,24 persen. Laba bersih HEAL turun dari Rp773,14 miliar menjadi Rp245,52 miliar pada kuartal III/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

HEAL Covid-19 group astra astra capex
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top