Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham GOTO Sentuh Level Terendah Baru Rp155, Lock Up Berakhir Hari Ini

Saham Gojek Tokopedia (GOTO) bergerak melemah dengan turun 4,32 persen atau 7 poin ke level Rp155 per saham pada sesi pertama perdagangan hari ini.
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) tercatat bergerak melemah pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Rabu (30/11/2022), menjelang berakhirnya masa penguncian saham atau lock-up.

Saham GOTO bergerak melemah dengan turun 4,32 persen atau 7 poin ke level 155 per saham. Level ini merupakan level terendah saham GOTO selama melantai di BEI.

Saham GOTO tercatat ditutup melemah di tengah penguatan IHSG yang naik 0,47 persen, ke level 7.044.

Sebelumnya, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan secara teknikal, saham GOTO masih berada pada fase downtrend-nya. Bahkan, kata dia, harga saham GOTO telah menembus level supportnya di 181.

"Kami memperkirakan secara teknikal, untuk GOTO nampaknya akan menguji area 157-160 terlebih dahulu," kata Herditya, Selasa (29/11/2022).

Sementara itu, untuk area penguatan terdekat, menurutnya investor dapat mencermati area 175-183 terlebih dahulu.

Sebagaimana diketahui, masa penguncian saham atau lock up period GOTO akan berakhir hari ini, Rabu (30/11/2022).

Direktur Utama GOTO Andre Soelistyo mengatakan setelah 8 bulan penguncian setelah IPO, pemegang saham pra-IPO GOTO akan dapat memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember.

"Sebagai perusahaan tercatat, kami percaya secara alami akan ada beberapa perubahan dalam pemegang saham, dan kami sedang menjajaki opsi untuk mendukung pemegang saham yang akan menjual sahamnya, serta membawa pemodal institusional jangka panjang baru ke dalam tabel kapitalisasi kami," ujar Andre dalam earnings calls GOTO, dikutip Selasa (22/11/2022).

Dia menjelaskan, opsi yang sedang dijajaki GOTO ini mencakup penawaran sekunder, untuk membantu pemegang saham pra-IPO menjual sahamnya kepada investor secara terkoordinasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper