Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

FTX Bangkrut, Begini Nasib Pemegang FTT di Tokocrypto

Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan token FTX atau FTT pada semua pasangan perdagangan mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.
Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan token FTX atau FTT pada semua pasangan perdagangan mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.
Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan token FTX atau FTT pada semua pasangan perdagangan mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

Bisnis.com, JAKARTA – Aplikasi perdagangan aset kripto, Tokocrypto menegaskan perdagangan token FTX (FTT) telah dihentikan sejak Selasa (15/11/2022) seiring dengan bangkrutnya FTX sebagai pemilik proyek token tersebut.

COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, pihaknya akan menghapus dan menghentikan perdagangan token FTX atau FTT pada semua pasangan perdagangan mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB. Hal tersebut sebagai upaya Tokocrypto memprioritaskan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah.

“Secara bertahap, semua pesanan perdagangan FTT telah berhenti dan dihapus secara otomatis di setiap pasangan perdagangan masing-masing, FTT/BNB, FTT/BTC, dan FTT/USDT sejak 15 November 2022 pukul 11:30 WIB. Kemudian, pasangan FTT/BUSD akan dihapus pada 30 November 2022 pukul 23:59 WIB,” jelasnya saat dihubungi pekan ini.

Manda menambahkan, Tokocrypto tetap akan menyimpan FTT milik nasabah, namun tidak dapat untuk diperdagangkan di platform setelah 30 November 2022 23:59 WIB. Oleh karena itu, ia menyarankan investor untuk segera melakukan pemindahan aset kripto tersebut ke wallet pribadi nasabah.

Lebih lanjut, Manda mengatakan kasus bangkrutnya FTX tidak berimbas pada kenaikan permintaan penarikan dana atau withdrawal di Tokocrypto. Kegiatan operasional bisnis masih berjalan normal seperti biasa. 

Manda juga tidak dapat memberikan informasi lebih detail terkait berapa besar nilai token FTT yang diperdagangkan di aplikasi Tokocrypto.

Adapun, Manda menuturkan penghentian perdagangan FTT tidak akan berpengaruh signifikan terhadap transaksi aset kripto di Indonesia secara keseluruhan.

Sesuai data dari Bappebti, pangsa pasar FTX Token di indonesia sangat kecil, hanya 0,038 persen dari total nilai transaksi aset kripto periode Januari-Oktober 2022 yang tercatat sebesar Rp279,8 trilliun.

Ia mengatakan, Tokocrypto secara berkala meninjau setiap aset kripto yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa aset tersebut terus memenuhi standar. 

“Ketika suatu aset kripto tidak lagi memenuhi standar kami atau terdapat perubahan pada industri, Tokocrypto melakukan peninjauan yang lebih mendalam dan berpotensi menghapusnya. Kami percaya bahwa cara ini adalah untuk melindungi semua pengguna dengan baik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper