Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alam Sutera (ASRI) Mampu Balikkan Rugi Menjadi Laba Rp106 Miliar pada Kuartal III/2022

PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) mencatatkan penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya sebesar Rp2,74 triliun atau meningkat 54,93 persen.
Kawasan permukiman besutan PT Alam Sutera Tbk. di Tangerang. Alam Sutera memiliki beberapa segmen andalan yang menopang penjualan properti perseroan mulai dari properti hunian hingga properti komersial seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan./alam-sutera.com
Kawasan permukiman besutan PT Alam Sutera Tbk. di Tangerang. Alam Sutera memiliki beberapa segmen andalan yang menopang penjualan properti perseroan mulai dari properti hunian hingga properti komersial seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan./alam-sutera.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) membukukan pendapatan sebesar Rp2,74 triliun pada kuartal III/2022. Adapun ASRI mampu membalikkan rugi menjadi laba sebesar Rp106,26 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2022, ASRI mencatatkan penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya sebesar Rp2,74 triliun atau meningkat 54,93 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Pada tahun 2021, ASRI membukukan pendapatan sebesar Rp1,77 triliun.

Penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya ASRI terdiri dari beberapa segmen. Diantaranya adalah real estate, jasa hospitality dan prasarana, pariwisata, dan lainnya.

Secara rinci, segmen real estate ASRI meningkat hingga 55,48 persen menjadi Rp2,3 triliun; segmen jasa hospitality dan prasarana meningkat 28,83 persen menjadi Rp368,55 miliar; segmen pariwisata meroket hingga 2.217 persen menjadi Rp73,46 miliar; dan lainnya turun 71,96 persen menjadi Rp406,21 miliar.

Selanjutnya, ASRI mencatatkan peningkatan beban pokok penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya dari Rp855,21 miliar menjadi p1,2 triliun pada kuartal III/2022. Hal ini membuat laba kotor ASRI meningkat 62,45 persen menjadi Rp1,48 triliun dari Rp916,63 miliar.

Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisienkan, ASRI mampu membalikkan rugi menjadi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp106,26 miliar pada kuartal III/2022. Pada tahun 2021, ASRI membukukan rugi sebesar Rp138,95 miliar.

Sementara itu, jumlah aset ASRI meningkat 1,26 persen dari Rp21,93 triliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp22,21 triliun pada kuartal III/2022. Di sisi lain, jumlah liabilitas meningkat 1,32 persen dari Rp12,39 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp12,56 triliun pada 30 September 2022.

Kemudian untuk kas dan setara kas akhir periode terjadi peningkatan 65,64 persen dari Rp837,33 miliar menjadi Rp1,38 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper