Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Elon Musk Puji Indonesia, 5 Emiten Ini Serius Garap Kendaraan Listrik

CEO Tesla Elon Musk optimistis Indonesia siap untuk mengembangkan industri kendaraan listrik. Sejumlah emiten dari INDY, GOTO, sampai SLIS punya proyeknya.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 November 2022  |  15:57 WIB
Elon Musk Puji Indonesia, 5 Emiten Ini Serius Garap Kendaraan Listrik
CEO Bakrie and Brothers Anindya Bakrie mewawancarai CEO Tesla Elon Musk dalam agenda Summit 1-on-1 conversation on NAVIGATING FUTURE DISRUPTION OF GLOBAL TECHNOLOGICAL INNOVATION di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (14/11 - 2022).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam gelaran B20 Summit, CEO Tesla Elon Musk menyebut bahwa Indonesia sudah siap untuk membangun industri kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Pernyataan ini kembali menegaskan momentum sejumlah emiten sudah memiliki proyek kendaraan listrik. 

Pertama, ada emiten milik Garibaldi Thohir PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang bekerja sama dengan PT TBS Energi UTama Tbk. (TOBA) membangun perusahaan kendaraan listrik Electrum. Baru-baru ini, Electrum bekerja sama dengan Pertamina untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik.

Sebelumnya, GOTO juga telah bekerja sama dengan perusahaan asal China, Gogoro, dan menyediakan ratusan motor listrik yang kemudian dijual ke Electrum. Tak hanya dengan GOTO, Gogoro juga menjalin afiliasi dengan INDY dan TOBA.

Kedua, PT Indika Energy Tbk. (INDY) pernah menelurkan sejumlah proyek kendaraan listrik di antaranya dengan mendirikan anak usaha PT Mitra Motor Group (MMG) khusus untuk terjun ke industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih beserta aksesorisnya.

Sebelumnya, INDY juga telah memperoleh suntikan dana hingga Rp220 miliar atau setara US$15 juta untuk pengembangan bisnis motor listrik dari dua investor startup.

Direktur Indika Energy Purbaja Pantja menjelaskan Alpha JWC Ventures dan Horizons Ventures memberikan pendanaan melalui anak usaha INDY, yakni PT Ilectra Motor Group atau IMG.

"Total investasi yang berkaitan dengan perjanjian ini mencapai US$15 juta," ujarnya beberapa waktu lalu.

Ketiga, PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) berkolaborasi dengan PT Volta Indonesia Semesta lewat SiCepat berencana merakit baterai untuk motor listrik. Proyek ini rencananya akan dimulai pada 2023 setelah NFCX meresmikan pabrik kendaraan listrik pertamanya di Semarang.

Keempat, perusahaan pelat merah PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) pun tak ketinggalan masuk ke industri kendaraan listrik melalui anak usahanya PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON). Perseroan mengambil alih saham perusahaan motor listrik PT Gesit Technologies Indo (GTI) dan membentuk PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA).

Sampai akhir 2021, penjualan motor listrik Gesits mencapai kisaran 5.000 - 7.000 unit. Hingga saat ini, WIMA telah menjual kendaraan listrik bermerek Gesits tersebut sebanyak 2.800 unit.

Kelima, emiten sepeda listrik PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) yang fokus pada bisnis perakitan kendaraan listrik dari E-Motor, E-Bike, dan E-Moped dengan merek Selis. Pada 2022, SLIS menargetkan target penjualan hingga Rp470 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elon musk indika energy GoTo Gojek Tokopedia Kendaraan Listrik Gaya Abadi Sempurna
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top