Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Salim Jual 5 Persen Saham Indoritel (DNET) Rp2,6 Triliun

Saat ini kepemilikan Grup Salim terhadap saham DNET menjadi sebesar 20,13 persen atau sebanyak 2,85 miliar saham.
Presiden Direktur PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Haliman Kustedjo (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kiki Yanto Gunawan (dari kiri), Direktur Yunal Wijaya dan Direktur Harjono Wreksoremboko, usai RUPS di Jakarta, Rabu (19/6/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam
Presiden Direktur PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Haliman Kustedjo (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kiki Yanto Gunawan (dari kiri), Direktur Yunal Wijaya dan Direktur Harjono Wreksoremboko, usai RUPS di Jakarta, Rabu (19/6/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Megah Eraraharja kembali melepas sahamnya di PT Indoritel Makmur Indonesia Tbk. (DNET) sebanyak 709.260.504 saham atau sebesar 5 persen dengan nilai Rp3.700 per lembar. Dari transaksi ini, Anthoni Salim sebagai pemilik mengantongi setidaknya Rp2,6 triliun. 

Transaksi ini terjadi pada Senin (17/10/2022) berdasarkan pernyataan Direktur PT Indoritel Makmur Indonesia Tbk (DNET) Adhi Indrawan. Saat ini kepemilikan Grup Salim terhadap saham DNET sebesar 20,13 persen atau sebanyak 2,85 miliar saham.

Sebelum transaksi, Megah Eraraharja memiliki 3.563.893.869 saham atau setara 25,13 persen dari total keseluruhan saham. Setelah transaksi, saham berkurang menjadi 20,13 persen atau setara 2.854.633.305 saham.

PT Megah Eraraharja bukan pertama kali menjual saham DNET. Pada awal 2022, perusahaan milik Anthoni Salim ini juga pernah menjual sahamnya di DNET tepatnya Februari 2022 lalu dengan nilai transaksi mencapai Rp639,13 miliar. Saham yang dijual sebanyak 209.550.000 dengan harga Rp3.050 per saham.

Setelah dijual sahamnya oleh Anthoni Salim, saham DNET terlihat melemah di perdagangan hari ini, Rabu (29/20/2022). Berdasarkan data dari BEI, emiten retail dengan kode DNET tersebut mengalami penurunan tipis sebesar 0,27 persen dan berada pada level Rp3.700. dengan demikian, secara year-to-date, DNET mencatatkan kenaikan 12,46 persen.

DNET dan entitas anak mengantongi laba bersih senilai Rp614,60 miliar pada semester I/2022. Capaian itu juga nak 120,74 persen secara year-on-year (YoY) dari periode yang sama tahun 2021 yaitu senilai Rp278,42 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Artha
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper