Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indeks LQ45 Naik Tipis, Saham Bank Jago (ARTO) Amblas 6,9 Persen

Indeks LQ45 ditutup naik di posisi 985,71 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (13/10/2022) di tengah anjloknya saham ARTO, BFIN, KLBF.
Maria Artha
Maria Artha - Bisnis.com 13 Oktober 2022  |  12:29 WIB
Indeks LQ45 Naik Tipis, Saham Bank Jago (ARTO) Amblas 6,9 Persen
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) kembali menempati posisi top losers Indeks LQ45 dengan penurunan sebesar 6,90 persen yang membawanya parkir di level Rp5.400.

Perdagangan sesi I Kamis (13/10/2022) indeks LQ45 naik tipis sebesar 0,12 persen yang membawanya pada posisi 985,71, sejalan dengan IHSG 0,16 persen 6.919,94.

Dari 45 emiten blue chip, data Bloomberg menunjukkan lima saham top gainers yaitu AMRT, MEDC, MDKA, ADRO, dan EXCL. Peningkatan saham-saham ini berada pada rentang 1 hingga 3 persen.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menjadi jawara top gainers dengan posisi Rp2.470 yang mengalami peningkatan sebesar 3,35 persen.

Selanjutnya ada emiten energi yaitu PT Medco Energi Internasional (MEDC) yang naik 2,01 persen di posisi Rp1.015. menyusul PT Merdeka Copper Gold (MDKA) yang berada di level Rp3.800 naik sebesar 1,88 persen.

Kemudian ada emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang mengalami peningkatan tipis sebesar 1,50 persen yang membawanya parkir di posisi Rp4.060.

PT XL Axiata dengan kode EXCL juga masuk dalam daftar top gainers dengan kenaikan sebesar 1,22 persen dan parkir pada level Rp2.480.

Data Bloomberg juga memperlihatkan lima emiten yang berada pada posisi top losers, yaitu ARTO, BFIN, KLBF, TINS dan BRIS. PT Bank Jago Tbk. (ARTO) kembali menjadi top losers dengan turun 6,90 persen menuju Rp5.400.

Posisi kedua ditempat oleh PT BFI Finance Tbk. (BFIN) yang turun 4,67 persen dan berada pada level Rp1.020. Kemudian PT Kalbe Farma Tbk. dengan kode KLBF yang mengikuti jejak emiten lain dengan turun 2,11 persen yang membawanya pada posisi Rp1.860.

Lalu ada TINS oleh emiten pelat merah PT Timah Tbk. yang kembali menjadi losers di posisi Rp1.375 turun 1,79 persen. Terakhir, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. dengan kode BRIS mengalami penuruna 1,45 persen dan berada pada posisi Rp1.355.

Penutupan perdagangan sesi I juga menunjukkan dari 45 saham LQ45 sebanyak 20 emiten mengalami kenaikan, 17 emiten turun dan 8 sisanya jalan di tempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI lq45 bank jago ARTO
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top