Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Gandum Naik, Cerestar (TRGU) Capai 99 Persen Target Laba Bersih 2022

Cerestar Indonesia (TRGU) membukukan laba bersih Rp19,69 miliar pada semester I/2022 di tengah kenaikan harga gandum global.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 21 September 2022  |  06:08 WIB
Harga Gandum Naik, Cerestar (TRGU) Capai 99 Persen Target Laba Bersih 2022
PT Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU). Cerestar Indonesia membukukan laba bersih Rp19,69 miliar pada semester I - 2022 di tengah kenaikan harga gandum global.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen tepung olahan gandum, PT Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU) optimistis kenaikan harga gandum di pasar global tidak mempengaruhi kinerja perseroan tahun ini.

Direktur Utama Cerestar Indonesia, Indra Irawan menjelaskan, hal ini karena permintaan tepung terigu di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, dan TRGU telah melakukan penyesuaian secara bertahap agar pelanggan dapat menyesuaikan harga jual makanan yang diproduksi.

“Sekalipun kami punya stok yang dibeli dengan harga lama, kami tidak mengoptimalkan keuntungan dari kenaikan harga tersebut. Kami memilih melakukan adjustment secara bertahap, supaya pelanggan bisa melakukan penyesuaian juga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (20/9/2022).

Melalui strategi penyesuaian tersebut, penjualan tepung terigu TRGU di semester I/2022 pun meningkat 7,07 persen menjadi 242.000 MT, dari sebelumnya sebanyak 226.000 MT.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, TRGU membukukan laba bersih Rp19,69 miliar, mencapai 99 persen dari target laba bersih 2022 senilai Rp20 miliar.

Lebih lanjut, tren kenaikan harga gandum di pasar global saat ini masih berlangsung akibat imbas konflik geopolitik Rusia-Ukraina.

Mengutip data Bloomberg, harga gandum di Chicago Board of Trade (CBOT) untuk kontrak Desember 2022 naik 0,54 persen menjadi US$835 per bulk.

Per Juni 2022, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor gandum Indonesia mencapai 5,5 juta ton.

TRGU optimistis kenaikan harga gandum akibat kelangkaan pasokan dunia akan segera mereda, karena sejumlah negara seperti Kanada, Australia, dan Amerika Serikat turut memasok pasar gandum global.

Kendati demikian, saham emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2022 ini masih dalam tren koreksi.

Pada penutupan perdagangan Selasa (20/9/2022) saham TRGU turun 6,78 persen menjadi Rp220 per saham. Selama sepekan terakhir, saham berkapitalisasi pasar Rp1,75 triliun tersebut telah merosot sebesar 19,12 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cerestar Indonesia trgu Kinerja Emiten tepung terigu
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top