Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakai Dana PMN Rp1,25 Triliun, Waskita Karya (WSKT) Kebut 2 Proyek Tol

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) akan menyelesaikan 2 proyek tol pada akhir tahun ini menggunakan dana PMN Rp1,25 triliun.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 19 September 2022  |  14:41 WIB
Pakai Dana PMN Rp1,25 Triliun, Waskita Karya (WSKT) Kebut 2 Proyek Tol
Gerbang Tol Cimanggis 2, ruas tol Jagorawi - Jasamarga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) bakal menyelesaikan proyek ruas tol Ciawi - Sukabumi seksi 2 (Bocimi) dan ruas Cimanggis - Cibitung seksi 2 (CCT) pada akhir tahun ini.

Dana yang digunakan untuk proyek tersebut berasal dari Penyertaan Modan Negara (PMN) 2021 dengan total dana sebesar Rp1,25 triliun.

SVP Corporate Secretary Perseroan Novianto Ari Nugroho mengatakan proyek Bocimi yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Sukabumi merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas.

Hal ini sekaligus untuk mendistribusikan lalu lintas tiga kota tersebut sehingga dapat menumbuhkan sektor pariwisata yang dapat menciptakana lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian.

Ruas tol Ciawi - Sukabumi seksi 2 mendapat alokasi dana sebesar Rp637 miliar dari PMN 2021 melalui anak usahanya, yakni PT Waskita Toll Road (WTR) kepada PT Trans Jabar Tol (TJT). Adapun proses pembangunan Ruas Tol Bocimi telah mencapai 86,22 persen pada segmen Cigombong - CIbadak dengan panjang 11,9 kilometer. Proyeksi diperkirakan rampung pada Desember 2022.

“Ruas tol ini terletak pada Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Sukabumi yang termasuk dalam kawasan pengembangan wilayah dan berkaitan erat dengan upaya penyediaan infrastruktur transportasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di sekitarnya, pusat kegiatan industri, simpul transportasi, dan pusat jasa publik dengan skala beberapa Kabupaten,” ujar Novianto dalam keterangan resmi pada Senin (19/9/2022).

Ruas tol Cimanggis-Cibitung dengan panjang 26,18 kilometer ini merupakan bagian dari JORR II, jalan lingkar luar yang dibangun untuk mengatasi beban kelebihan muatan JORR I. Selain itu, proyek ini juga disebut dapat mempermudah mobilisasi kendaraan dari Jawa Barat ke Jakarta dan sebaliknya.

Ruas tol Cimanggis - Cibitung seksi 2A mendapat dana sebesar Rp622 miliar dari PMN melalui PT Cimanggis Cibitung Toll Ways (CCT). Pembangunan proyek ini telah mencapai 86,87 persen pada segmen Jatikarya - Cikeas sepanjang 3,4 kilometer. Proyek ini diperikarakan rampung pada Januari 2023 dan beroperasi penuh pada Desember 2023.

Ruas tol Cimanggis-Cibitung juga disebut masuk dalam rencana pengembangan sub pusat perkotaan dari Serpong/Kota Mandiri Bumi Serpong Damai, Cinere, Cimanggis, Cileungsi, Setu, dan Tambun/Cikarang. Jalur ini juga merupakan lajur kegiatan logistik yang dapat meningkatkan pengembangan wilayah dan pertumbuhan perekonomian baik dari daerah maupun nasional.

“Untuk ruas tol Bocimi penyelesaian pembangunannya masih membutuhkan tambahan alokasi dana PMN 2022, tapi dipastikan tetap akan rampung pada Desember 2022. Sementara untuk ruas tol Cimanggis – Cibitung juga akan selesai diakhir tahun ini, ditambah WTR telah melakukan share swap 55 persen kepemilikan sahamnya di CCT kepada PT Sarana Multi Infrastruktur untuk mempercepat penyelesaian dan beroperasinya seluruh segmen ruas tol Cimanggis - Cibitung pada tahun 2023,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita karya wskt pmn Tol Bocimi Tol Cimanggis-Cibitung
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top