Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Emas Sandiaga Uno MDKA Reli, Indeks Bisnis-27 Menguat

Saham emas ANTM dan MDKA menguat mendorong Indeks Bisnis-27 hari ini bersama dengan IHSG.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 ditutup ke zona hijau dengan menguat 1,28 persen ke level 607,07 pada perdagangan Selasa (13/9/2022).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini naik 7,66 poin. Indeks bergerak di kisaran 599,42 hingga 609,50 sepanjang perdagangan.

Dari 27 konstituen, terdapat 16 saham yang ditutup di zona hijau, satu saham stagnan, dan 10 saham lainnya parkir di zona merah.

Emiten tambang emas pelat merah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) memimpin penguatan indeks dengan naik 4,55 persen atau 90 poin ke level 2.070. Selanjutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 4,31 persen ke level 4.360.

Emiten lainnya yang menguat di antaranya INCO, AMRT, ASII, BMRI, dan UNVR yang menguat masing-masing 4,26 persen, 3,74 persen, 3,23 persen, 3 persen dan 2,64 persen.

Sementara itu, saham-saham yang melemah dipimpin oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang turun 2,86 persen atau 25 poin ke level 850. Disusul PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang turun 1,72 persen ke level 5.725.

Konstituen lainnya yang melemah di antaranya EMTK, TBIG, HEAL, dan INKP, yang masing-masing turun 0,82 persen, 0,70 persen, 0,67 persen, dan 0,52 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada Senin (12/9/2022) ke level 7.254.

IHSG menguat dengan naik 0,88 persen. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 7.271-7.345.

Tercatat, 329 saham menguat, 218 saham melemah, dan 160 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau naik pada posisi Rp9.585,30 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper