Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandat Sukuk dan Obligasi BRI Danareksa Tembus Rp10 Triliun

PT BRI Danareksa Sekuritas telah mengantongi Rp10 triliun dari hasil aksi korporasi berupa IPO dan obligasi.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 09 September 2022  |  13:31 WIB
Mandat Sukuk dan Obligasi BRI Danareksa Tembus Rp10 Triliun
PT BRI Danareksa Sekuritas telah mengantongi Rp10 triliun dari hasil aksi korporasi berupa sukuk dan obligasi. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT BRI Danareksa Sekuritas telah mengantongi Rp10 triliun dari hasil aksi korporasi berupa sukuk dan obligasi.

Plt. Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Hendra Hermawan mengatakan selama tahun berjalan perseroan telah menyelesaikan sebanyak 24 mandat Obligasi dan Sukuk dengan total nilai emisi sekitar Rp10 triliun.

Menurutnya BRI Danareksa Sekuritas juga turut berperan penting sebagai finansial advisor pada beberapa proyek strategis di Indonesia. Di antaranya rencana implementasi kemitraan strategis Bandara International Kualanamu dengan PT Angkasa Pura II, dan kerja sama transaksi divestasi jalan tol Trans Jawa dengan PT Waskita Tollroad, anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), yang melibatkan Indonesia Investment Authority (INA).

“Di sisa tahun 2022, BRI Danareksa Sekuritas juga masih memiliki beberapa mandat penerbitan Obligasi, IPO dan sebagai financial advisor,” ungkapnya dalam keterangan resmi Jumat (9/9/2022).

Sebagai informasi, BRI Danareksa Sekuritas juga mampu mencatatkan pertumbuhan yang signifikan pada kinerja bisnis Investment Banking selama satu tahun terakhir dengan kenaikan sebesar 45 persen. Hal itu berkat transaksi rights issue BRI di mana total emisi yang dibukukan mencapai Rp95,9 triliun.

Selain itu,  BRI Danareksa Sekuritas juga berhasil menjadi penjamin emisi dalam aksi korporasi Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) saham PT Dayamita Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dengan total dana publik yang sukses dihimpun mencapai Rp18.8 triliun atau salah satu yang terbesar dalam sejarah Bursa efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, Direktur Investment Banking BRI Danareksa Sekuritas Kevin Praharyawan mengatakan, pihaknya memiliki beberapa mandated deals yang saat ini tengah dipersiapkan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan target timeline akhir tahun 2022 dan kuartal I/2023.

"Perusahaannya datang dari beragam sektor, baik dari sektor energi, finansial, komoditas, hingga startup company," kata Kevin kepada Bisnis, Kamis (8/9/2022).

Namun, dari perusahaan-perusahaan tersebut, belum ada perusahaan BUMN yang akan dibawa melantai ke bursa hingga akhir 2022.

"Sepanjang pengetahuan kami, belum ada pipeline dari perusahaan BUMN yang akan melantai di BEI di akhir tahun 2022," ujarnya.

Adapun, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, terdapat 23 perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham BEI hingga awal September 2022.

Total emisi dari 23 calon perusahaan tercatat tersebut mencapai total Rp9,5 triliun. "Beberapa di antara perusahaan tersebut menargetkan emisi lebih dari Rp1 triliun," kata Nyoman, dikutip Sabtu (3/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo Obligasi danareksa bei
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top