Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Batu Bara Pecah Rekor, Saham BUMI Resources Terbang ke Rp216

Kenaikan harga saham BUMI beriringan dengan kenaikan harga batu bara global yang pada perdagangan Selasa (6/9/2022) menembus rekor tertinggi dalam sejarah.
Operasional tambang batu bara kelompok usaha Bumi Resources./bumiresources.com
Operasional tambang batu bara kelompok usaha Bumi Resources./bumiresources.com

Bisnis.com, JAKARTA — Harga saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terus menanjak, hingga penutupan perdagangan Selasa (6/9/2022) menembus Rp216 per saham.

Mengutip data Bloomberg, harga saham BUMI ditutup naik 9,64 persen atau 19 poin ke Rp216. Sepanjang tahun 2022 berjalan, harga saham BUMI terpantau naik 222,39 persen dan dalam setahun naik 300 persen. 

Kenaikan harga saham BUMI beriringan dengan kenaikan harga batu bara global yang pada perdagangan Selasa (6/9/2022) menembus rekor tertinggi dalam sejarah ke kisaran US$463 per ton di bursa ICE Newcastle. 

Di sisi lain, BUMI juga cukup aktif melaksanakan aksi korporasi dengan tiga kali tukar Obligasi Wajib Konversi (OWK) serta satu kali private placement jumbo senilai Rp24 triliun. 

Dengan beragam aksi korporasi tersebut, menjadi bukti komitmen BUMI untuk mambayar utang dan kewajiban, serta memperbaiki posisi keuangan.

Selain itu, kinerja BUMI sepanjang semester I/2022 juga positif dengan mencatatkan pendapatan sebesar US$968,68 juta atau setara Rp14,45 triliun (kurs Rp14.925) meningkat 129,6 persen dari periode yang sama atau year-on-year (yoy). Pada semester I/2021, BUMI membukukan pendapatan sebesar US$421,86 juta atau setara Rp6,02 triliun (kurs Rp14.285).

Kendati BUMI mencatatkan laba bersih melesat mencapai US$167,67 juta atau setara Rp2,5 triliun, meningkat 8.768 persen dari US$1,890,725 atau setara Rp27 miliar pada semester pertama 2021, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mengatakan, saat ini BUMI masih dalam fase percepatan pembayaran utang.

“Ini yang menjadi prioritas utama kami dan membangun kembali kesehatan perusahaan,” kata Dileep. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper