Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GOTO Akuisisi Pedagang Aset Kripto, Korporasi Lain Bakal Ikut Tren?

ASPAKRINDO menilai akan banyak perusahaan atau institusi masuk untuk mengembangkan bisnisnya di industri kripto maupun blockchain.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 September 2022  |  15:05 WIB
GOTO Akuisisi Pedagang Aset Kripto, Korporasi Lain Bakal Ikut Tren?
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Langkah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang mengakuisisi perusahaan pedagang kripto menjadi angin segar untuk industri blockchain dan aset kripto domestik di tengah lesunya pasar global. Aksi korporasi tersebut juga membuktikan potensi yang sangat besar dari industri aset digital tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, langkah GOTO yang mengakusisi PT Kripto Maksima Koin mengikuti tren banyaknya perusahaan besar yang mulai meramaikan industri blockchain.

Ia menuturkan, hal ini menjadi bukti potensi industri kripto dan blockchain yang masih sangat besar di Indonesia di tengah situasi pasar yang sedang lesu.

“Aksi korporasi ini menjadi salah satu bukti yang menunjukkan industri aset kripto di Indonesia, masih akan terus tumbuh dan memiliki peluang untuk pengembangan bisnis, serta membangun ekosistem yang lebih maju ke depannya,” jelas Manda dikutip dari keterangan resminya, Jumat (2/9/2022).

Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh GOTO tidak akan menjadi yang terakhir. Ke depannya, Manda meyakini akan banyak perusahaan atau institusi masuk untuk mengembangkan bisnisnya di industri kripto maupun blockchain.

Menurutnya, exchange kripto dapat menjadi pintu masuk korporasi untuk memaksimalkan potensi pemanfaatan ekosistem blockchain, Web3, metaverse, NFT dan lainnya.

Industri aset kripto di Indonesia juga dinilai masih memiliki potensi cukup besar. Bappebti mencatat hingga Juli 2022, jumlah investor aset kripto sudah mencapai lebih 15,57 juta dengan nilai transaksi perdagangan di Indonesia tercatat sebesar Rp232,4 triliun.

Manda melanjutkan, industri aset kripto dapat menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sejumlah keuntungan yang berpotensi diraih adalah pembukaan lapangan pekerjaan baru, khususnya yang berkaitan dengan teknologi blockchain. Kemudian, sudah banyak masyarakat Indonesia yang terbantu pemulihan ekonominya dengan investasi aset kripto.

“Keterbukaan pemerintah juga menjadi momentum baik untuk pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Indonesia menjadi negara yang memiliki regulasi cukup baik untuk mewadahi transaksi perdagangan kripto yang dianggap sebagai komoditi,” kata Manda.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) membeli 100 persen saham perusahaan pedagang aset kripto PT Kripto Maksima Koin. Transaksi pengambilalihan saham ini mencapai Rp124,83 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, GOTO menyebutkan pengambilalihan saham dilakukan oleh GOTO dengan persentase 0,02 persen, sementara sisanya sebesar 99,98 persen dicaplok melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa yang merupakan anak perusahaan di bawah kendali GOTO.

Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani mengatakan transaksi dilaksanakan pada 25 Agustus 2022, dengan total jumlah saham KMK yang diambil Alih sebanyak 50.000 saham yang mewakili 100 persen kepemilikan.

“Total nilai pengambilalihan adalah Rp124.837.350.000 dengan tujuan untuk perluasan kegiatan usaha perseroan melalui anak perusahaan,” katanya.

PT Dompet Karya Anak Bangsa sendiri merupakan anak perusahaan GOTO yang 99,99 persen sahamnya dimiliki oleh GOTO. Sementara itu, tidak terdapat hubungan Kripto Maksima Koin dan GOTO.

“Transaksi tidak berdampak merugikan terhadap keuangan perseroan,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Goto GoTo Gojek Tokopedia aset kripto mata uang kripto blockchain
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top