Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lanjut Ekspansi, Siloam (SILO) Berpotensi Raih Pendapatan Rp8,4 Triliun

Lippo Karawaci (LPKR) melalui Siloam (SILO) akan terus melanjutkan ekspansi di sektor kesehatan.
Hafiyyan & Rinaldi M. Azka
Hafiyyan & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com 02 September 2022  |  03:53 WIB
Lanjut Ekspansi, Siloam (SILO) Berpotensi Raih Pendapatan Rp8,4 Triliun
RS Siloam Semanggi - siloamhospitals
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Konsensus analis memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan bertumbuh pada tahun 2022.
Pertumbuhan kinerja SILO ini tentunya berimbas positif terhadap induk usahanya PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) yang merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 57,9 persen.
Konsensus analis Bloomberg memperkirakan SILO tahun 2022 akan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp8,44 triliun. Proyeksi pendapatan ini meningkat dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada tahun 2021 yang sejumlah Rp7,64 triliun. 
"Pada tahun 2022, SILO juga diperkirakan meraih laba bersih Rp586,38 miliar dan EBITDA Rp1,9 triliun," jelas laporan konsensus analis, seperti dikutip dari siaran pers LPKR, Kamis (1/9/2022).
CEO LPKR sekaligus Presiden Komisaris SILO John Riady mengatakan industri kesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan di Indonesia. Terlebih lagi, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi.
"LPKR melalui SILO akan terus melanjutkan ekspansi. Kami memiliki misi untuk memenuhi kebutuhan healthcare di Indonesia, dan tentunya berkomitmen untuk terus bertumbuh," jelasnya dalam siaran pers.  
John menambahkan bahwa SILO juga tengah mengembangkan berbagai layanan berbasis digital, salah satunya adalah MySiloam dan telehealth yang terhubung dengan 1.000 orang dokter. SILO juga bekerja sama dengan platform lain seperti AIDO, HaloDoc, dan Alodokter. Ekspansi digital ini diharapkan akan memperluas layanan kesehatan SILO.

Emiten bersandi SILO ini membukukan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun pada semester I/2022 dan EBITDA sebesar Rp820 miliar. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih SILO Rp210,3 miliar pada semester I/2022.

Penerimaan pasien rawat inap pada semester I/2022 sebanyak 106.939 orang, meningkat 23,9 persen dibandingkan 86.318 orang pada semester I/2021.

Rawat inap harian pada 6 bulan pertama ini stabil meskipun rawat inap Covid-19 hampir tidak ada dibandingkan dengan semester I/2021 dengan hari rawat inap 366.928 orang.

Siloam merawat lebih dari 1,4 juta pasien rawat jalan pada semester I/2022, meningkat sebesar 24,4 persen dibandingkan dengan semester I/2021.

Jika dibandingkan dengan lingkungan operasi serupa di kuartal I/2022, penerimaan rawat inap , Hari Rawat Inap dan Kunjungan Rawat Jalan masing-masing lebih tinggi sebesar 21,9 persen, 1,2 persen dan 20,7 persen.

Siloam terus mengalami pemulihan volume karena pasien merasa semakin nyaman untuk mencari perawatan medis di rumah sakit pasca dampak COVID.

Volume pasien Siloam tumbuh di kuartal II/2022 dibandingkan dengan kuartal I/2022, meskipun periode Lebaran jatuh dalam kuartal ke-2 yang secara tradisional menyebabkan penurunan volume pasien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten siloam silo lippo group lippo karawaci
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top