Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dampak Program B30 dan B40 Terhadap Harga CPO Menurut Austindo Nusantara (ANJT)

Austindo (ANJT) mengatakan mengatakan program B30 dan B40 akan berdampak baik terhadap industri CPO di Indonesia.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  09:36 WIB
Ini Dampak Program B30 dan B40 Terhadap Harga CPO Menurut Austindo Nusantara (ANJT)
Menteri ESDM Arifin Tasrif menunjukkan produk bahan bakar B40 saat melakukan peluncuran kegiatan uji jalan kendaraan diesel di Jakarta, Rabu (27/7/2022). ANTARA - HO/Kementerian ESDM.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Program pengembangan bahan bakar biodiesel B30 dan B40 akan berimbas positif terhadap pergerakan harga CPO domestik

CFO PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) Nopri Pitoy mengatakan program B30 dan B40 akan berdampak baik terhadap industri CPO di Indonesia. Hal tersebut seiring dengan pesatnya pemakaian CPO yang diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

Ia menjelaskan, beberapa tahun lalu jumlah CPO yang diolah menjadi bahan bakar biodiesel hanya sekitar 1 juta ton.

"Sekarang jumlahnya sudah mencapai 10 juta ton dan bahkan lebih," katanya.

Menurutnya, langkah penggunaan bahan bakar biodiesel ini akan berdampak positif terhadap harga CPO. Nopri menuturkan, penggunaan CPO domestik untuk B30 dan B40 juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia untuk mengacu pada harga kelapa sawit global.

"Kebijakan ini dapat mengendalikan harga CPO di Indonesia agar saat turun nantinya tidak terlalu drastis," ujar Nopri dalam sesi Instagram Live Austindo Nusantara Jaya bersama Bisnis Indonesia, Senin (29/8/2022).

Sementara itu, Direktur Utama ANJT Lucas Kurniawan menambahkan, perusahaan juga menargetkan pertumbuhan produksi CPO hingga 7 persen hingga akhir 2022. Angka produksi CPO perusahaan ditetapkan sebesar 280 ribu ton.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menunda penerapan program B35 yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan ini.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana mengatakan kementeriannya masih perlu untuk berdiskusi intensif dengan Kementerian Perindustrian dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

“Karena masih diskusi sama Kementerian Perindustrian kan dari sana tuh yang otomatis kendaraan komunikasi dengan Gaikindo,” kata Dadan.

Dadan menambahkan kementeriannya tengah memastikan aspek keteknikan dari bahan bakar bauran nabati itu sebelum diuji di tengah masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

austindo pt austindo nusantara jaya anjt cpo Biodiesel B30
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top