Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Grup Triputra Dharma Polimetal DRMA Yakin Target Laba Tercapai

Grup Triputra DRMA yakin kenaikan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen dapat tercapai pada 2022.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  10:19 WIB
Grup Triputra Dharma Polimetal DRMA Yakin Target Laba Tercapai
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada Senin (20/12/2021) - Dok.Perusahaan.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Triputra yang bergerak dalam bisnis manufaktur komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) optimistis kinerja pada semester II/2022 akan melanjutkan peningkatan, seiring dengan pulihnya industri otomotif yang mendekati kondisi sebelum pandemi.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), penjualan mobil wholesales secara kumulatif pada Januari—Juli 2022 mencapai 561.287 unit. Penjualan tersebut naik 22 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya 460.105 unit.

Penjualan mobil wholesales pada periode tersebut juga mendekati angka penjualan sebelum masa pandemi. Pada Januari—Juli 2019, realisasi penjualan mobil wholesales berjumlah 570.331 unit.

“Kami bersyukur bahwa industri otomotif sudah mulai pulih seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kami akan terus melakukan inovasi untuk menghadirkan produk-produk baru yang dibutuhkan pelanggan kami dan masyarakat, sehingga target tahun ini yaitu kenaikan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen dapat tercapai,” kata Presiden Direktur DRMA Irianto Santoso dalam keterangan resmi, Rabu (24/8/2022).

Meningkatnya penjualan otomotif diyakini akan mendorong permintaan terhadap komponen otomotif produk DRMA. Dharma Polimetal sendiri merupakan pemasok untuk sejumlah produsen besar otomotif roda empat dan roda dua di Indonesia dengan penjualan pada semester I/2022 sebesar Rp1,59 triliun, meningkat 22 persen secara year on year (yoy).

Untuk mengantisipasi kenaikan permintaan, Irianto mengatakan tahun ini DRMA melakukan ekspansi dengan membangun tiga pabrik baru dan satu proyek perluasan pabrik.

Proyek pembangunan tersebut terutama untuk menggenjot produksi komponen kendaraan roda empat. DRMA tercatat menyiapkan belanja modal sebesar Rp400 miliar untuk mendukung ekspansi tersebut.

DRMA juga melakukan sejumlah inovasi. Salah satunya dengan menangkap peluang di era kendaraan listrik di Indonesia. Prototype kendaraan listrik roda tiga dengan merek PowerAce telah dirancang. Demikian juga dengan pengembangan battery pack, battery management system, body, dan chasis part yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan listrik.

DRMA juga telah berinvestasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi untuk mengantisipasi perkembangan tren kendaraan listrik ke depannya.

“Kami terus berinovasi untuk menjaga kepercayaan dari merek otomotif terkemuka yang memiliki standar tinggi dalam produknya. Perseroan berupaya untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan teknis terbaik agar dapat mempertahankan kualitas produk produk yang dihasilkan. Perseroan sedang berada di jalur yang tepat untuk terus dapat melanjutkan pertumbuhannya,” tambahnya.

Pada semester I/2022, DRMA membukukan laba bersih sebesar Rp143,62 miliar atau naik 45 persen dari Rp 98,98 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba bersih ini didukung oleh kenaikan pada sisi penjualan, pendapatan operasi lain-lain, pendapatan keuangan, serta turunnya beban keuangan dan beban pajak karena adanya pajak tangguhan.

Pada periode tersebut, emiten berkode DRMA berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar 22 persen menjadi Rp1,59 triliun dari Rp1,31 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Transaksi penjualan dengan pelanggan yang nilainya melebihi 10 persen mencakup penjualan ke PT Astra Honda Motor sebesar Rp803,04 miliar dan PT Astra Daihatsu Motor sebesar Rp123,57 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten Dharma Polimetal DRMA triputra
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top