Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aliran Dana Asing Deras, IHSG Bisa Tembus 7.500?

Saat ini investor asing banyak masuk ke saham bluechip yang punya fundamental kuat dan penggerak IHSG.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 12 Agustus 2022  |  17:17 WIB
Aliran Dana Asing Deras, IHSG Bisa Tembus 7.500?
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Aliran dana asing mulai kembali masuk ke pasar Indonesia sehingga menjadi katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Head of Investment Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe mengatakan, selain bertambah, sebetulnya dana asing tidak pernah benar-benar keluar dari pasar Indonesia, hanya saja berpindah-pindah.

"Karena yang pertumbuhan ekonomi Indonesia bagus, disokong oleh konsumsi domestik. Kita juga tahu politik stabil sampai tahun depan. Mereka [dana asing] paling hanya pindah-pindah, kadang ke saham atau ke obligasi," katanya kepada Bisnis, Jumat (12/8/2022).

Kiswoyo menyebut, kondisi ekonomi indonesia masih paling kuat, terlebih karena sudah tidak ada pembatasan sosial, menjadi puncak konsumsi masyarakat tinggi dan ekonomi mulai kembali normal. "Kalau bukan investasi di Indonesia mau di mana lagi?," kata Kiswoyo.

Data ekonomi AS inflasi melandai juga tidak mempengaruhi pasar dalam negeri. Setelah tahun ini ekonomi membaik, tahun depan Kiswoyo memperkirakan putaran ekonomi bisa lebih kencang lagi.

"Karena tahun depan tahun kampanye, putaran uang di masyarakat nisa lebih kencang.Tahun depan dan tahun ini aman, gangguan stabilitas politik seperti demo-demo besar nggak akan ada," paparnya.

Sebagai negara eksportir komoditas, pelemahan rupiah juga tak lagi menjadi masalah yang membuat pasar goyah seperti dulu. Pemakaian dan ketergantungan dengan dolar AS juga makin sedikit. Hal ini terutama sebelum kenaikan suku bunga The Fed tahun lalu banyak perusahaan yang sudah melunasi atau mengalihkan utangnya ke rupiah, sehingga tidak butuh dolar AS lagi. 

Kiswoyo mengatakan untuk saat ini investor asing banyak masuk ke saham bluechip yang punya fundamental kuat dan penggerak IHSG.

"Saham BBRI, BBCA, BMRI, TLKM, BBNI, ASII. Karena mereka juga penguat IHSG. Saya optimistis IHSG bisa ke 7.500," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capital inflow IHSG rekomendasi saham penggerak ihsg
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top