Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebelum Rights Issue, Pan Brothers (PBRX) Naikkan Modal Dasar Jadi Rp875 Miliar

PBRX akan meningkatkan modal dasar dari Rp647,5 miliar yang terbagi atas 25,9 miliar saham yang masing-masing bernilai nominal Rp25, menjadi Rp875 miliar.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  15:08 WIB
Sebelum Rights Issue, Pan Brothers (PBRX) Naikkan Modal Dasar Jadi Rp875 Miliar
Proses penjahitan produk tekstil di pabrik PT Pan Brothers Tbk. - panbrotherstbk.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten garmen PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 21,5 miliar saham dengan nilai nominal Rp25. PBRX akan meningkatkan modal dasarnya sebelum melakukan rights issue.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/8/2022), manajemen PBRX mengatakan sebelum melakukan rights issue, PBRX akan meningkatkan modal dasar dari Rp647,5 miliar yang terbagi atas 25,9 miliar saham yang masing-masing bernilai nominal Rp25, menjadi sebesar Rp875 miliar saham yang terbagi atas 35 miliar saham yang masing-masing bernilai nominal Rp25.

Pengajuan pelaksanaan pendaftaran penambahan modal tersebut akan dilakukan PBRX setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang rencananya akan dilakukan pada 15 September 2022.

Manajemen PBRX melanjutkan, dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja PBRX, untuk mendukung pengembangan usaha PBRX.

Lebih lanjut, manajemen menjelaskan rencana rights issue akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan sekitar 331,87 persen, dari modal ditempatkan dan disetor penuh saat ini.

Hasil rights issue akan meningkatkan dana kas PBRX dan menurunkan rasio liabilitas terhadap modal perseroan. Dengan demikian, hal ini akan memberikan ruang bagi perseroan untuk memperoleh pembiayaan rendah atas rencana ke depan perseroan.

Adapun dengan asumsi rights issue adalah maksimal 21,5 miliar saham, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan rights issue-nya akan terkena dilusi kepemilikan maksimum sebesar 76,85 persen.

Sebelumnya, pada Juni lalu PBRX tercatat telah melakukan peningkatan modal dasar perseroan dari Rp300 miliar, menjadi Rp647,5 miliar dengan nilai nominal Rp25 per saham.

"Rights issue kami jadwalkan tahun ini. Makanya kami juga tadi persiapan, salah satu agendanya (RUPST) menaikkan modal," ucap Direktur Keuangan Pan Brothers Fitri Ratnasari Hartono, di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Dia melanjutkan, hasil dana rights issue tersebut akan digunakan untuk mendukung modal kerja perseroan. Menurutnya, saat ini perseroan membutuhkan modal kerja dengan jumlah yang banyak untuk membeli bahan mentah (raw material) dan melakukan produksi.

Rencananya, emiten berkode saham PBRX ini akan menjajaki rights issue dengan jumlah US$50 juta.

"Sampai saat ini belum ada investor strategis untuk mengikuti rights issue. Yang pasti, kami sudah menyiapkan pembeli siaga [standby buyers]," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pan brothers emiten tekstil rights issue
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top