Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Menghijau Sesi I, Saham Grup EMTK, SCMA, BUKA Perkasa

IHSG parkir pada posisi 7.066,96 atau menguat 0,29 persen pada sesi I di tengah penguatan saham Grup Emtek.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (4/8/2022), dengan lonjakan saham Grup Emtek EMTK, SCMA, dan BUKA.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.30 WIB IHSG parkir pada posisi 7.066,96 atau menguat 0,29 persen. Tercatat, 280 saham menguat, 209 saham melemah dan 183 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.290,19 triliun.

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terpantau menjadi saham dengan kenaikan terbesar sejauh ini setelah menguat 24,67 persen ke Rp374.

Saham lain yang terpantau menguat adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang naik 6,49 persen ke Rp2.050, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 6,72 persen ke level Rp254, serta PT Bukalapak.com (BUKA) dengan penguatan 8,07 persen ke Rp348.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan katalis datang dari penguatan indeks Dow Jones sebesar 1,29 persen akibat data PMI Services Juli yang kuat.

Selain itu, pernyataan St. Louis Federal Reserve Presiden James Bullard yang mengatakan bahwa saat ini Amerika Serikat belum masuk masa resesi juga memberi sentimen positif.

Harga beberapa komoditas juga terpantau menguat seperti emas yang menguat 0,33 persen, CPO 2,04 persen, nikel 0,94 persen. Yield Obligasi AS bertenor 10 tahun yang saat ini bertengger di level 2,706 persen turut melanjutkan tren penurunan.

IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.997–7.097, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di rentang 14.890–14.930,” kata Edwin dalam riset harian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper