Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Detik-detik Pengumuman The Fed, Rupiah Bakal Terpukul Lagi?

Kenaikan suku bunga The Fed bakal memberi tekanan lebih lanjut pada rupiah.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  19:31 WIB
Detik-detik Pengumuman The Fed, Rupiah Bakal Terpukul Lagi?
Petugas bank menunjukkan uang di BNI KC Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (28/6/2022). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Federal Reserve AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan, Rabu (27/7/2022) waktu setempat. Hal ini akan membawa tekanan lebih besar pada rupiah.

Mengutip data Bloomberg, rupiah hari ini ditutup melemah bersama sejumlah pasang mata uang lainnya di Asia, turun 0,11 persen atau 17 poin menembus Rp15.010 per dolar AS.

Macro Equity Strategist Samuel Sekuritas Indonesia Lionel Priyadi mengatakan, pengumuman kenaikan suku bunga Fed malam ini ataupun dini hari nanti akan memperkuat tekanan depresiasi terhadap rupiah.

“Hal ini bisa membuat tekanan jual dari investor asing diperkirakan akan meningkat di sisa minggu ini dan berlanjut di bulan Agustus,” ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (27/7/2022).

Namun, Lionel memperkirakan keputusan tersebut tidak akan banyak mempengaruhi pergerakan IHSG.

“IHSG masih akan sideways di rentang 6.500-6.800, karena sentimen dari investor domestik terhadap IHSG masih positif akibat pemulihan ekonomi pasca Covid-19 yang sejauh ini berjalan lancar,” imbuhnya.

Adapun, saham yang diprediksi terdampak paling dalam adalah emiten-emiten yang memiliki biaya-biaya besar dalam dolar, dalam bentuk persentase imported inputs yang tinggi, serta perusahaan yang memiliki net gearing ratio di atas 50 persen.

“Selain itu, emiten yang memiliki dollar debts dalam jumlah besar dipastikan akan tertekan,” tambahnya.

Bank Sentral AS Federal Reserve diperkirakan memberikan outlook lebih jelas mengenai rencana kenaikan suku bunganya untuk memulihkan stabilitas harga. Dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir hari ini, The Fed diharapkan menaikkan kisaran suku bunga Fed Fund Rate sebesar 75 basis poin menjadi 2,25-2,5 persen.

Kemudian, merujuk pada tanggal pertemuan The Fed selanjutnya, diperkirakan akan ada kenaikan 50 poin persentasi pada September 2022, sebelum naik lagi menjadi sekitar 3,4 persen pada Desember 2022, dilanjutkan oleh pemangkasan pada tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kebijakan The Fed suku bunga the fed Rupiah IHSG
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top