Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Per Juli 2022, BEI Catat Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 9,1 Juta Orang

Hingga 22 Juli 2022, BEI mencatat pertumbuhan jumlah investor baru di pasar modal sebesar 1,6 juta orang.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  19:11 WIB
Per Juli 2022, BEI Catat Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 9,1 Juta Orang
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (26/7/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah investor pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus bertumbuh memasuki paruh kedua tahun 2022.

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan pertumbuhan jumlah investor pasar modal melanjutkan tren sepanjang tahun lalu. Hingga 22 Juli 2022, BEI mencatat pertumbuhan jumlah investor baru di pasar modal sebesar 1,6 juta orang.

“Hingga Juli ini, ada penambahan lebih dari 1,6 juta investor pasar modal menjadi 9,1 juta investor,” ungkapnya dalam Webinar Mid-Year Investment Outlook 2022 MNC Sekuritas, Selasa (26/7/2022).

Iman melanjutkan pertumbuhan investor pasar modal ini juga berdampak positif pada jumlah investor saham. Data dari BEI menyebutkan, jumlah investor saham di Indonesia telah naik 46,1 persen ytd menjadi 4 juta investor.

Dia mengatakan, investor ritel juga masih mendominasi komposisi transaksi perdagangan saham. Dari nilai rata - rata transaksi harian sebesar Rp16,1 triliun, 46,7 persen diantaranya merupakan investor ritel diikuti investor institusional asing sebesar 31,3 persen dan investor institusional dalam negeri sebanyak 22 persen.

Iman berharap tren pertumbuhan jumlah investor dapat berlanjut hingga akhir tahun. Pihak BEI dan otoritas terkait lain seperti OJK akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para investor.

Seiring dengan hal tersebut, Iman mengatakan tiga program utama yang akan dilakukan BEI pada 2022 - 2023 adalah perlindungan kepada investor, pendalaman pasar, serta sinergi dan konektivitas regional.

"Upaya ini kami lakukan melalui sejumlah strategi, diantaranya adalah meningkatkan jumlah perusahaan IPO, pengembangan produk - produk investasi baru, meningkatkan likuiditas perdagangan, dan lainnya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei investor saham transaksi saham
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top