Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham GOTO & ARTO Ambrol Bikin IHSG Terpuruk Hari Ini

IHSG dibayangi oleh kekhawatiran kenaikan inflasi di Indonesia pada semester II/2022 dan dampaknya terhadap outlook ekonomi Indonesia di 2022.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 04 Juli 2022  |  16:51 WIB
Saham GOTO & ARTO Ambrol Bikin IHSG Terpuruk Hari Ini
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo dalam acara paparan publik IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Selasa (15/3 - 2022).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ditutup melemah 2,28 persen ke level 6.639,17 pada perdagangan awal pekan, Senin (4/7/2022). Saham GOTO dan ARTO tercatat ikut anjlok pada perdagangan hari ini.

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi salah satu saham dengan penurunan terbesar hari ini. Saham GOTO mengalami penurunan 24 poin atau 6,49 persen hari ini. Saham GOTO tercatat parkir di level Rp346 per saham.

Saham GOTO tercatat turun dari harga penutupan sebelumnya di Rp370 per saham. Meski demikian, kapitalisasi pasar GOTO masih kokoh di posisi empat, dengan jumlah kapitalisasi pasar Rp409,7 triliun.

Selain GOTO, saham bank digital dalam ekosistem GOTO, PT Bank Jago Tbk. (ARTO) juga tercatat anjlok hari ini. Saham ARTO turun 575 poin atau 6,74 persen ke harga Rp7.950 per saham.

Dengan penurunan hari ini, saham ARTO tercatat telah turun 50,31 persen sejak awal tahun atau year-to-date (YTD).

Adapun Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG dibayangi oleh kekhawatiran kenaikan inflasi di Indonesia pada semester II/2022 dan dampaknya terhadap outlook ekonomi Indonesia di 2022.

Sebagai informasi, realisasi inflasi mencapai 4,35 persen secara tahunan pada Juni 2022, naik dari 3,55 persen yoy di Mei 2022 dan lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar 4,17 persen yoy.

"Hal ini diikuti penurunan Indonesia S&P Global Manufacturing PMI ke 50,2 di Juni 2022 dari 50,8 di Mei 2022. Keduanya mengindikasikan kenaikan inflasi disebabkan oleh cost push inflation," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

GoTo Gojek Tokopedia Goto IHSG ihsg hari ini
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top