Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

XL Axiata (EXCL) Bakal Rights Issue 2,75 Miliar Saham

Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) berencana mengeluarkan saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2,75 miliar saham baru.
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) berencana melakukan penawaran umum terbatas III (PUT III), dengan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Manajemen EXCL dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/7/2022), mengatakan perseroan berencana mengeluarkan saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2,75 miliar saham baru.

"Perseroan memperkirakan bahwa rencana PUT III dapat memperkuat struktur permodalan perseroan guna mengembangkan kegiatan usaha penyelenggaraan jasa telekomunikasi dan.atau jaringan telekomunikasi dan/atau multimedia yang merupakan bagian dari kegiatan usaha utama perseroan," ujar manajemen, Senin (4/7/2022).

Manajemen EXCL mengungkapkan, dana rights issue juga akan digunakan untuk peruntukan lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis perseroan, sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan.

Dalam rights issue ini, apabila tidak ada atau hanya sebagian dari pemegang saham yang melaksanakan HMETD yang mereka miliki, maka seluruh sisa saham baru yang tidak diambil bagian atau dibeli tersebut akan dibeli oleh pembeli siaga yang akan ditunjuk kemudian.

Jika pemegang saham tidak melaksanakan rights issue miliknya, maka persentase kepemilikannya atas saham EXCL akan terdilusi hingga sebanyak-banyaknya 20,49 persen.

"Perseroan berencana menggunakan seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan untuk membayar utang," tutur manajemen.

Adapun pelaksanaan rights issue ini akan dimintakan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan yang rencananya akan dilakukan pada 10 Agustus 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper