Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Baru Kripto: Likuidasi Three Arrows Capital saat Ethereum Babak Belur

Perhatian pelaku pasar baru-baru ini pada Three Arrows telah berpusat di sekitar pengelolaan dananya terhadap cryptocurrency yang bernama staked Ether atau stETH.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  15:53 WIB
Kasus Baru Kripto: Likuidasi Three Arrows Capital saat Ethereum Babak Belur
Ethereum - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri Three Arrow Capital, hedge fund berpengaruh disebut telah melikuidasi kepemilikan kripto karena harga anjlok, melempar cuitan di Twitter yang menimbulkan kekhawatiran baru pada pasar kripto.

“Kami sedang dalam proses berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan ini,” kata mantan trader Credit Suisse Group AG Zhu Su mentweet dari akun terverifikasinya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Zhu dan pendiri Three Arrows Kyle Davies tidak menanggapi permintaan komentar Bloomberg, Rabu (15/6/2022).

Sementara informasi tentang ukuran dana dan strategi perdagangan belum dibeberkan, perusahaan analitik blockchain Nansen memperkirakan pada awal Maret bahwa Three Arrows mengelola sekitar US$10 miliar.

Three Arrows memiliki lebih dari 5 persen dari Grayscale Bitcoin Trust pada Desember 2020, menurut dokumen terbaru ke regulator, meskipun tidak jelas apakah Three Arrows telah mempertahankan posisi itu. Grayscale Bitcoin Trust memiliki nilai pasar sekitar US$10 miliar.

Sebagai catatan, pasar kripto telah menyaksikan dua kasus besar sejak awal Mei 2022, mengguncang kelas aset yang sudah berada di bawah tekanan dari pengetatan kebijakan moneter.

Pertama, ekosistem keuangan terdesentralisasi Terra Luna runtuh ketika stablecoin algoritmik yang merupakan bagian penting ekosistemnya bergeser jauh dari pasak dolarnya.

Kedua, sebulan kemudian, pemberi pinjaman kripto Celsius Network membekukan penarikan pada platform di mana perusahaan menawarkan pengembalian tinggi, dengan alasan kebutuhan untuk menstabilkan likuiditas.

Perhatian baru-baru ini pada Three Arrows telah berpusat di sekitar pengelolaan dananya terhadap cryptocurrency yang bernama staked Ether atau stETH.

Menurut data Nansen, dana tersebut mulai menarik stETH dari platform terdesentralisasi bulan lalu. Sementara pada Selasa pagi, kumpulan dana investasi tersebut menarik lebih dari 80.000 stETH dari proyek pinjaman terdesentralisasi Aave dalam empat transaksi dan kemudian menukar 38.900 stETH untuk 36.700 Eter.

“Perdagangan mungkin telah menghasilkan pemangkasan besar [big hair cut]” kata Andrew Thurman, pemimpin konten Nansen.

Token stETH seharusnya dapat ditukarkan dengan satu koin Eter, setelah peningkatan yang direncanakan ke jaringan Ethereum mulai berlaku. Menurut pengamat pasar, mengganti stETH ke Ether dengan rasio lebih rendah dari 1:1 bisa menjadi indikator kebutuhan likuiditas yang mendesak.

Harga stETH telah turun 41 persen dalam tujuh hari terakhir menjadi US$1.055.14, sementara Ether telah turun 39 persen menjadi US$$1.116.17, menurut CoinGecko.

Three Arrows termasuk di antara investor dalam penjualan cryptocurrency Luna senilai US$1 miliar pada Februari 2022. Luna, rekanan token dari stablecoin TerraUSD, kehilangan hampir semua nilainya pada Mei ketika pasak dolar TerraUSD bergeser jauh. 

Adapun data CoinGecko menunjukkan sebuah koin yang didistribusikan kepada pemegang Luna untuk membantu mengkompensasi kerugian mereka telah merosot 87 persen dari tertinggi 28 Mei 2022.

Zhu mengatakan pada akhir April bahwa Three Arrows berencana untuk memindahkan kantor pusatnya ke Dubai dari Singapura, melihat peluang memperluas bisnis.

“Dana tersebut berada pada tahap awal exploring untuk mengumpulkan uang,” kata Zhu di aplikasi Signal pada saat itu, tanpa memberikan perincian.

Nilai pasar total cryptocurrency yang dilacak oleh CoinGecko telah turun menjadi US$944 miliar dari US$3 triliun pada November 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin cryptocurrency Ethereum aset kripto Kripto Terra LUNA

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top