Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hillcon (HILL) IPO Jelang Kenaikan Suku Bunga The Fed, Tepatkah Waktunya?

Hillcon menawarkan saham dengan kisaran harga Rp250-Rp400 per saham dengan target perolehan dana sebesar Rp884,6 miliar.
Calon emiten pertambangan PT Hillcon Tbk. menyebutkan akan melakukan paparan publik Penawaran Umum Perdana Saham pada Rabu (15/6/2022) di Jakarta. /Hillcon.
Calon emiten pertambangan PT Hillcon Tbk. menyebutkan akan melakukan paparan publik Penawaran Umum Perdana Saham pada Rabu (15/6/2022) di Jakarta. /Hillcon.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten kontraktor tambang PT Hillcon Tbk. (HILL) berencana melakukan penawaran perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dalam waktu dekat, meskipun menjelang kenaikan suku bunga AS yang umumnya membebani ekonomi Indonesia

Head of Investment Banking Sucor Sekuritas Yansen Poaler menilai, langkah emiten yang melajukan IPO di tengah momentum kenaikan suku bunga AS tetap tepat selama fundmentalnya kuat.

Mengenai fundamental untuk PT Hillcon sendiri, dari sisi sektor tambang nikel ke depan masih sangat baik, baik dari permintaan stainless steel dan bisnis baterai yang terus tumbuh. Delain itu perseroan juga dapat dukungan sangat baik dari pemerintah utnuk menjadikan Indonesia sebagai ekspotir nikel terbesar dunia.

"Secara fundamental kuat, kalau perusahaan baik, historis baik, timing kapanpun adalah waktu yang baik," terangnya dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Fed rate hike, imbuh Yansen, justru bisa menjadi pembuktian ke investor bahwa perusahaan tetap bisa bertumbuh kuat di kala suku bunga tinggi atau ekonomi melemah.

"Waktu suku bunga rendah, ketika ada new economy dia naik, tapi sekarang di kondisi seperti ini apakah bisa tetap baik? Perusahaan yang pertumbuhannya sehat, valuasinya fair ini justru waktu yg tepat. Ini bisnisnya bertumbuh, jadi sekarang malah jadi waktu yang tepat," jelasnya.

Hillcon bakal melaksanakan IPO dengan jadwal masa pemawaran awal pada 15-29 Juni 2022. Perseroan mengharapkan bisa mulai efektif pada 12 Juni 2022.

Selanjutnya, masa penawaran umum diperkirakan akan mulai dilakukan pada 14-18 Juli 2022. Tanggal penjatahan akan dilaksanakan pada 18 Juli 2022, dilanjutkan dengan distribusi saham 19 Juli 2022 dan tanggal pencatatan saham pada 20 Juli 2022.

Adapun, Hillcon menawarkan saham dengan kisaran harga Rp250-Rp400 per saham dengan target perolehan dana sebesar Rp884,6 miliar.

Dana hasil IPO rencananya akan digunakan perusahaan sekitar 55 persen untuk modal kerja terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk di antaranya biaya terkait bahan bakar, gaji, biaya overhead, dan pemeliharaan alat-alat berat.

Sisanya sekitar 45 persen akan digunakan untuk belanja modal yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional Hillcon. Adapun, jenis alat yang akan dibeli yaitu berupa alat berat (main fleet dan supporting fleet) beserta sarana penunjang lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper