Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan OBM Drilchem (OBMD) Meroket ke Rp25,8 Miliar di Kuartal I/2022,

Salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan penjualan OBMD adalah adanya target pemerintah yang mendorong penggunaan produk lokal.
PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/12/2021). Istimewa
PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/12/2021). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen bahan aditif untuk aktivitas pengeboran, PT OBM Drilchem Tbk. (OBMD), melaporkan kinerja positif pada kuartal pertama 2022 dengan capaian penjualan naik 80,5 persen dari Rp14,29 miliar pada kuartal pertama 2021, menjadi Rp25,80 miliar di periode yang sama tahun ini.

Wakil Direktur Utama OBMD Ivan Alamsyah memaparkan, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan penjualan pada kuartal I/2022, adalah adanya target pemerintah yang mendorong penggunaan produk lokal, di mana saat ini OBMD memiliki sertifikat TKDN dengan konten lokal sebesar 100 persen, dan target pemerintah dalam mencapai produksi minyak 1 juta barel per hari pada 2030.

Selama kuartal I/2022, penjualan Perseroan untuk pasar lokal sebesar Rp20,69 miliar atau 80,19 persen dari total Penjualan kuartal I/2022, dan terjadi peningkatan 163,23 persen jika dibandingkan kuartal pertama 2021.

“Pencapaian kinerja kuartal pertama Perseroan ini memberikan gambaran lebih jelas bagaimana komitmen dari Manajemen OBMD untuk mencapai target penjualan Rp94 miliar pada tahun ini,” papar Ivan Alamsyah, Wakil Direktur Utama OBMD, dalam keterangan resmi, Selasa (14/6/2022).

Adapun, sampai Mei 2022, pencapaian penjualan telah melebihi 50 persen dari total target, sehingga OBMD optimistis penjualan sampai akhir tahun akan melampaui target penjualan 2022.

Ivan juga menyebutkan bahwa saat ini Perseroan telah memiliki beberapa kontrak baru baik dalam mau pun Luar Negeri, diantaranya dengan Elnusa, COSL Indonesia, dan ONGC India, dengan total kontrak senilai US$7 juta atau setara dengan Rp 96 miliar.

“Selain itu saat ini kami sedang melakukan penjajakan tahap akhir kontrak baru dengan beberapa perusahaan minyak besar dengan reputasi yang sangat baik. Perseroan terus menjalankan strategi yang telah di buat sejak awal 2022 yaitu dengan terus memperluas kerja sama dengan distributor di luar negeri, dan juga melakukan beberapa tes lab,” tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper