Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Alfamart Buka Gerai Lawson Konsep Baru di Alfamidi

Grup Alfamart melalui PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) membuka gerai Lawson konsep baru di dalam Alfamidi.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 Juni 2022  |  18:29 WIB
Grup Alfamart Buka Gerai Lawson Konsep Baru di Alfamidi
Gerai Lawson dengan konsep baru dibuka di dalam ritel minimarket Alfamidi Super di Serpong, Tangerang Selatan. (Dokumentasi Lawson).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Ritel di bawah naungan PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI), Lawson, menghadirkan konsep gerai baru. Konsep ini memungkinkan Lawson beroperasi di dalam toko ritel.

Lawson memulai konsep ini dengan peresmian toko di Alfamidi Super jalan Letkol Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan. Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat baik ke Lawson maupun ke Alfamidi Super.

“Alfamidi Letnan Sutopo ini sangat potensial karena berada di lokasi yang cocok dengan target market Lawson,” kata General Manager Property & Development Lawson Julius Bintoro dalam keterangan resmi pada Selasa (7/6/2022).

Melalui strategi ini, Bintoro mengatakan Lawson bisa mengambil segmen pasar konsumen yang menyukai berbelanja di minimarket. Menurutnya, produk yang khusus dijual di gerai Lawson seperti Oden, Kopi Susu Arabica Gayo hingga Bento ala Jepang cukup digemari oleh masyarakat.

Tahun ini, Lawson menargetkan membuka 100 gerai baru, termasuk gerai dengan format anyar yang berada di dalam ritel.

Sebagaimana diketahui, MIDI akan menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp800 miliar pada 2022. Sebagian besar dana capex akan dialokasikan untuk ekspansi gerai baru. Perusahaan berencana menambah setidaknya 200 gerai pada 2022 dengan fokus pengembangan di luar pulau Jawa.

“Sumber dana capex adalah internal cash perseroan, jadi tidak ada pinjaman bank. Sekitar 60 persen untuk pengembangan gerai baru. Kemudian sisanya untuk gudang baru, perpanjangan sewa, renovasi gerai dan gudang yang sudah ada,” kata Direktur Keuangan MIDI Suantopo Po dalam paparan publik, Rabu (25/5/2022).

MIDI sejauh ini mengelola jaringan ritel dengan merek Alfamidi, Alfamidi Super, Midi Fresh, dan Lawson dengan total 2.095 gerai setelah membuka 206 gerai baru sampai akhir Desember 2021. Adapun jumlah gerai Lawson sampai akhir tahun lalu adalah 65 unit.

Pendapatan bersih MIDI di kuartal I/2022 tercatat mencapai Rp3,58 triliun, meningkat dibandingkan dengan kuartal I/2021 sebesar Rp3,06 triliun. Mayoritas pendapatan disumbang penjualan produk makanan sebesar Rp2,57 triliun, sementara penjualan nonmakanan Rp1,01 triliun.

Adapun sumbangan pendapatan neto dari Lawson pada 2021 hanya sebesar 1,9 persen dari total Rp13,58 triliun yang diperoleh. Alfamidi masih menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 93,6 persen dan Alfamidi Super 4,5 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lawson alfamart midi utama alfamidi sumber alfaria trijaya
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top