Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Induk Indomaret dan KFC DNET Raih Laba Bersih Rp296,4 Miliar Kuartal I/2022

Emiten Grup Salim Indoritel, yang merupakan perusahaan induk Indomaret hingga restoran KFC, mencatatkan pertumbuhan laba.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 01 Juni 2022  |  08:45 WIB
Induk Indomaret dan KFC DNET Raih Laba Bersih Rp296,4 Miliar Kuartal I/2022
Gerai Indoritel Makmur. - indoritel.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Induk Indomaret PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) membukukan peningkatan kinerja pada tiga bulan pertama 2022. Pendapatan maupun laba bersih perseroan tercatat meningkat sepanjang kuartal I/2022.

Emiten Grup Salim ini mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp224,8 miliar pada kuartal I/2022. Pendapatan ini meningkat 66 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp135,4 miliar.

Sementara itu, bagian laba dari entitas asosiasi perseroan juga tercatat meningkat signifikan dari Rp26,9 miliar di kuartal I/2021, menjadi Rp227,4 miliar di kuartal I/2022.

Bagian laba dari entitas asosiasi ini diperoleh dari pengelola Indomaret PT Indomarco Prismatama senilai Rp212,6 miliar, produsen Sari Roti PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) Rp22,7 miliar, dan rugi dari jaringan waralaba KFC PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) sebesar Rp7,6 miliar.

Dengan kinerja pendapatan tersebut, emiten bersandi saham DNET ini mampu mencatatkan peningkatan laba usaha 333,7 persen menjadi Rp318,5 miliar, dari Rp73,4 miliar secara tahunan atau year on year (yoy).

DNET pun mencatatkan peningkatan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp296,4 miliar, meningkat 387,5 persen dari Rp60,8 miliar secara tahunan atau yoy.

Hingga akhir Maret 2022, total aset perseroan tercatat meningkat menjadi Rp18,3 triliun, dari Rp18 miliar di akhir Desember 2021.

Total liabilitas perseroan tercatat turun dari Rp6,82 triliun di 31 Desember 2021, menjadi Rp6,7 triliun di 31 Maret 2022. Sementara itu, total ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp11,6 triliun di kuartal I/2022, dari Rp11,2 triliun di akhir tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten grup salim kfc indoritel makmur indomaret
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top