Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Melaju di Zona Hijau, Asing Masih Koleksi Saham ADRO, UNTR, BBRI di Sesi I

IHSG ditutup menguat 0,65 persen atau 45,53 poin ke level 7.083,1 pada akhir sesi I pukul 11.30 WIB.
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (31/5/2022).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,65 persen atau 45,53 poin ke level 7.083,1 pada akhir sesi I pukul 11.30 WIB. Sebanyak 292 saham menguat, 230 saham melemah, dan 170 saham stagnan pagi ini.

Investor asing mencatatkan beli bersih senilai Rp685,34 miliar pada sesi I. Investor asing paling banyak memborong saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) dengan net buy senilai Rp145 miliar.

Menyusul di belakangnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) mencatat net buy sebesar Rp142,17 miliar, disusul PT United Tractors Tbk. (UNTR) dengan nilai Rp89,2 miliar.

Di sisi lain, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) terpantau paling banyak dilepas investor asing, dengan net sell mencapai Rp39,95 miliar, disusul PT Bank Jago Tbk. (ARTO) senilai Rp31,8 miliar.

Tim Riset NH Korindo Sekuritas Indonesia menyebutkan 9 dari 11 indeks sektor menguat pada penutupan perdagangan kemarin, dengan sektor transportasi dan logistik menguat hampir 4 persen. Menguatnya IHSG kemarin terjadi di tengah menguatnya rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,13 persen ke level Rp14.558 per dolar AS.

“Jelang libur sekaligus menutup Mei, NH Korindo Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak upward dengan kisaran 6.950–7.200,” tulis NH Korindo dalam laporannya.

Di pasar modal AS, Pasar Derivatif AS Menguat, walaupun bursa Wall Street libur memperingati Memorial Day, dengan S&P 500 Mini naik 0,3 persen dan Nasdaq 100 Future naik 0,8 persen.

“Investor melihat kebijakan moneter the Fed dapat lebih longgar, setelah wacana kenaikan FFR masing-masing 50 bps pada Juni dan Juli.”

Sementara itu, bursa saham Eropa ditutup menguat, ditopang sentimen positif relaksasi strategi "Zero Covid" di China, terutama di Shanghai dan Beijing. Sebelumnya, investor khawatir penerapan strategi tersebut, akan memberikan dampak negatif bagi pemulihan ekonomi China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper