Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Trisula Gigit Jari, Jelang Dividen BEI Suspensi Saham BELL

Bursa Efek Indonesia melakukan suspensi saham atas PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) menjelang jadwal cum dividen pada 13 Mei. Suspensi ditetapkan mulai Kamis (12/5/2022).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  09:57 WIB
Proses texturizing di fasilitas produksi PT Trisula Textile Industries Tbk. Dalam tahap ini, benang-benang filament diproses dengan temperatur dan tekanan tertentusehingga menghasilkan efek keriting, ketebalan yang elastis, dan mempunyai crimp yang tinggi. - trisulatextile.com
Proses texturizing di fasilitas produksi PT Trisula Textile Industries Tbk. Dalam tahap ini, benang-benang filament diproses dengan temperatur dan tekanan tertentusehingga menghasilkan efek keriting, ketebalan yang elastis, dan mempunyai crimp yang tinggi. - trisulatextile.com

Bisnis.com, JAKARTA –  Bursa Efek Indonesia melakukan suspensi saham atas PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) menjelang jadwal cum dividen pada 13 Mei. Suspensi ditetapkan mulai Kamis (12/5/2022).

BEI menegaskan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BELL. Maka mereka memandang perlu adanya suspensi saham sementara terhadap saham perseroan.

“Dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) pada perdagangan tanggal 12 Mei 2022,” sebut BEI.

BEI menyatakan bahwa penghentian sementara perdagangan Saham BELL tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Hal itu bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BELL.

Berdasarkan data RTI dalam sebulan terakhir saham BELL telah menguat sampai 244,44 persen. Begitu pun dengan sepekan ini, saham perseroan sudah naik hingga 45,03 persen.

Sebelumnya, BELL akan membagikan dividen periode tahun buku 2021 sebesar Rp2,03 miliar. Rencana pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Direktur Administrasi dan Keuangan BELL Nurwulan Kusumawati mengatakan, jumlah dividen yang akan dibagikan ini adalah sebesar Rp2,03 miliar.

"Perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp2,03 miliar dari total laba bersih tahun buku 2021," kata Nurwulan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/5/2022).

Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 13 Mei 2022 dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 17 Mei 2022.

Sementara jadwal cum dividen di pasar tunai pada 18 Mei 2022, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai pada 19 Mei 2022. Recording date yang berhak atas dividen tunai pada 18 Mei 2022 dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 27 Mei 2022.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021 penjualan ritel BELL meningkat 12,1 persen menjadi Rp84,5 miliar secara tahunan atau year on year (YoY), dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp75,3 miliar. Akan tetapi, total penjualan perseroan terkoreksi menjadi Rp428,2 miliar, atau terkoreksi 20,46 persen dari Rp538,2 miliar secara tahunan.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei bursa efek indonesia suspensi dividen Trisula Textile Industries
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top