Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos BNBR Anindya Bakrie Rayu Elon Musk Buat Investasi di Indonesia

Anindya Bakrie bersama rombongan Kemenko Marinvest membuka diskusi dengan CEO Tesla Elon Musk terkait penjajakan kerja sama antara Tesla dengan pihak Indonesia.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 27 April 2022  |  05:48 WIB
Presiden Direktur dan CEO Bakrie & Brothers Anindya Bakrie bertemu dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk / Instagram Anindya Bakrie.
Presiden Direktur dan CEO Bakrie & Brothers Anindya Bakrie bertemu dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk / Instagram Anindya Bakrie.

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marinvest) RI bersama beberapa pengusaha yang tergabung dalam KADIN Indonesia mengunjungi pabrik mobil listrik Tesla di Austin, Texas, Amerika Serikat pada Senin (25/4/2022) waktu setempat.

Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia sekaligus Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) Anindya Bakrie turut bergabung dalam rombongan tersebut mendampingi Menko Marinvest RI, Luhut Binsar Pandjaitan serta Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan P Roeslani.

Dalam kesempatan itu, Anindya bersama rombongan membuka diskusi dengan CEO Tesla Elon Musk terkait penjajakan kerja sama antara Tesla dengan pihak Indonesia dalam hal investasi penyediaan dan pemrosesan bahan baku baterai mobil listrik, serta penggunaan teknologi baru baterai sebagai komponen struktural mobil listrik masa depan.

“Bulan lalu, Presiden Jokowi sempat mengungkap keinginan menjadikan Indonesia pemain besar dunia di bidang industri kendaraan listrik. Kami harap, hasil pertemuan hari ini dapat menjadi langkah awal yang baik dari pencapaian cita-cita besar tersebut,” kata Anin dalam keterangan resmi, Rabu (27/4/2022).

Grup Bakrie, kata Anin, juga telah mencanangkan tekad untuk dapat secara aktif membantu membangun ekosistem industri EV di Indonesia.

BNBR melalui anak unit usaha VKTR (Vektor) tidak hanya ingin memilih atau menjalankan sebagian saja proses manufakturnya, melainkan membangun industri secara lengkap dari hulu hingga hilir. “Mohon doa agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Anin.

Seperti diketahui, VKTR telah memulai upaya industrialisasi di bidang elektrifikasi transportasi di tanah air, dan telah menjalin kerjasama strategis dengan beberapa mitra baik di dalam maupun luar negeri.

Bulan lalu, perseroan menandatangani kesepakatan dengan produsen baterai ramah lingkungan BritishVolt di Inggris dalam hal penyediaan bahan baku baterai. Sebelumnya, VKTR juga telah bermitra dengan pemain EV global, BYD Auto. VKTR juga tercatat telah mengikat kerjasama dengan manufaktur badan bus Tri Sakti di Magelang, Jawa Tengah.

Adapun saat melihat langsung Gigafactory terbaru Tesla, Anin menyatakan kekagumannya lantaran produksi mobil maupun baterai Tesla dijalankan secara rapih dan efektif.

Pabrik seluas lebih dari 1.000 hektar yang dijuluki 'Tesla Giga Texas' itu dikatakan memiliki kapasitas produksi mobil terbesar di Amerika, dan baru saja diresmikan penggunaannya di awal April ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnbr anindya bakrie kadin indonesia elon musk tesla luhut binsar pandjaitan
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top