Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fokus Kembangkan Underground Mining, Archi (ARCI) Tak Bagikan Dividen Tahun Ini

pemegang saham ARCI telah menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021, yakni sebesar US$200.000 ditetapkan sebagai dana cadangan, sedangkan sisanya sebesar US$74.868.148 dicatat sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 26 April 2022  |  18:43 WIB
Tambang emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas terbesar yang memiliki 2 Kontrak Karya yang dimiliki oleh anak usaha Archi Indonesia - Dok.Perusahaan
Tambang emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas terbesar yang memiliki 2 Kontrak Karya yang dimiliki oleh anak usaha Archi Indonesia - Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang emas PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Hal ini lantaran perseroan punya rencana pengembangan tambang bawah tanah atau underground mining.

Direktur Utama ARCI Rudy Suhendra menyebutkan pada RUPST, pemegang saham ARCI telah menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021, yakni sebesar US$200.000 ditetapkan sebagai dana cadangan, sedangkan sisanya sebesar US$74.868.148 dicatat sebagai Laba Ditahan Perseroan.

“Tahun 2021 perusahaan memutuskan tidak membagikan dividen, mengingat rencana pengembangan ke underground mining,” jelas Rudy pada konferensi pers, Selasa (26/4/2022).

Terkait dengan kebutuhan investasinya ARCI masih melakukan studi kelayakan mengenai underground mining.

“Di Western Corridor dari 2021 kami menemukan kurang lebih 200.000 ounces dengan average grade juga yang sudah dilaporkan di website. Jadi potensi underground sangat besar,” ungkap Rudy.

Dia menegaskan studi kelayakan sudah akan dirampungkan, jika sudah ada angka investasi dan timelinenya akan disampaikan kemudian.

Terkait dengan dividen, ARCI  dalam beberapa tahun terakhir telah rutin membagikan dividen kepada para pemegang saham masing-masing sebesar US$99,8 juta, US$75,0 juta dan US$202,2 juta, secara berturut-turut, pada tahun 2018, 2019 dan 2020.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen Archi Indonesia ARCI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top