Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Erajaya (ERAA) Rencana Tambah 500 Gerai Baru pada 2022

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menyiapkan ekspansi penambahan 500 gerai baru pada 2022, naik dari realisasi 289 gerai pada 2021.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 22 April 2022  |  14:35 WIB
Karyawan beraktivitas di salah satu gerai Erafone milik PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) di Jakarta, Rabu (5/1/2021). Bisnis - Suselo Jati
Karyawan beraktivitas di salah satu gerai Erafone milik PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) di Jakarta, Rabu (5/1/2021). Bisnis - Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel produk elektronik PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menargetkan penambahan gerai baru di kisaran 400 sampai dengan 500 unit pada 2022. Perusahaan akan menyasar kota tier 2 dan 3 untuk mempermudah akses pelanggan.

“Kami berkomitmen untuk mendekatkan diri kepada pelanggan, dengan membuka outlet-outlet yang lebih dekat dengan pelanggan setia kami, termasuk di kota tier 2 dan 3. Tahun ini kita mencoba untuk membuka 400 sampai 500 toko,” kata manajemen dalam jawaban tertulis kepada Bisnis, Jumat (22/4/2022).

Sampai akhir Maret 2022, ERAA telah membuka 32 gerai baru. Tahun lalu, Erajaya Swasembada menambah 289 gerai baru sehingga hingga 31 Desember 2021, Erajaya telah memiliki 1.218 toko dengan 88 titik distribusi. ERAA juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 66.000 reseller di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Mengenai rencana belanja modal tahun ini, perusahaan tidak mengungkap alokasi dana yang disiapkan. Namun, sebagian besar capital expenditure akan dipakai untuk pengembangan bisnis, ekspansi footprint, perawatan, dan renovasi gerai yang sudah ada.

Wakil Direktur Erajaya Swasembada Hasan Aula sebelumnya mengutarakan bahwa Erajaya telah mengembangkan ekspansi bisnis di luar bisnis utama, seperti lini bisnis makanan dan minuman serta bisnis ritel produk perawatan tubuh dan kecantikan. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung strategi diversifikasi portofolio bisnis grup.

Sampai saat ini, Erajaya Swasembada telah membentuk 4 entitas vertikal yang akan berfokus pada masing-masing lini bisnis. Pertama adalah Erajaya Digital yang berfokus pada bisnis inti produk smartphone, computer dan consumer electronics. Pada awal 2022, Erajaya telah mengumumkan pembentukan Joint Venture Partnership dengan Mobile World Group, emiten ritel terbesar Vietnam, dengan nama Era Blue.

Erajaya juga membentuk kemitraan usaha bersama dengan JD Sports Fashion Plc untuk membuka toko ritel dengan nama JD Sports. Lini bisnis ini berfokus pada produk sports fashion apparel. Saat ini, JD Sports Indonesia telah memiliki 2 gerai yang berlokasi di Mall Kelapa Gading dan Lippo Mall Puri.

Kemitraan juga dijalin Erajaya dengan sejumlah entitas bisnis untuk pengembangan lini makanan dan minuman. Sejauh ini, Erajaya telah bekerja sama dengan Grand Lucky Group untuk membuka toko grocery dengan nama Grand Lucky. Kemudian ada kemitraan dengan Paris Baguette untuk membuka café-bakery Paris Baguette di Indonesia. Kemitraan ini setidaknya telah menghasilkan pembukaan 4 gerai Paris Baguette di Jakarta dan Bekasi.

“Erajaya juga melakukan investasi dalam bentuk kepemilikan saham ke dalam Sushi Tei Group,” terang Hasan.

Untuk lini bisnis beauty and wellness yang fokus pada produk perawatan dan kecantikan, Erajaya telah mengoperasikan jaringan ritel kosmetik asal Korea Selatan The Face Shop dan menjalin kerja sama dengan Carings Pharmacy dari Malaysia untuk membuka apotek Wellings.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel eraa Kinerja Emiten erajaya swasembada
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top